PERTANIAN

Program SIMANTRI Diklaim Sukses Tingkatkan Kesejahteraan Petani

MONITOR, Manggarai – Pelbagai upaya dilakukan Kementerian Pertanian guna meningkatkan kesejahteraan petani. Salah satunya SIMANTRI. SIMANTRI adalah Kegiatan Sistem Manajemen Pertanian Terintegrasi yang merupakan salah satu program pertanian andalan PEMDA Kabupaten Manggarai.

“Anak-anak bisa bersekolah dengan baik dan perekonomian kami meningkat,” ujar beberapa petani penerima kegiatan SIMANTRI di Kab. Manggarai, Propinsi NTT.

Kadistan Kabupaten Manggarai, Yoseph Mantara saat di lapangan mengatakan bahwa ada dua program prioritas kabupaten tersebut, yaitu SIMANTRI dan hortikultura umum. SIMANTRI didukung oleh beberapa dinas dan menjalankan tugasnya sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

“Kegiatan SIMANTRI dibuat untuk mengembangkan komoditas hortikultura yang dapat mendukung pariwisata khususnya di daerah Labuan Bajo. Kita tahu di Labuan Bajo terdapat pulau komodo yang merupakan destinasi wisata dan tercatat sebagai salah satu dari 7 keajaiban dunia,” papar Yoseph.

Dirinya menuturkan bahwa program ini didukung beberapa pihak, di antaranya Dinas PUPR untuk penyediaan infrastruktur dan irigasi, Dinas Perdagangan membantu dalam proses pemasaran, Dinas Peternakan menyediakan hewan ternak (sapi) dan kotorannya diolah menjadi bokashi.

“Lalu Dinas Pertanahan membantu dalam urusan sertifikat tanah petani, Dinas Koperasi membantu dalam hal pendampingan dalam manajemen keuangan untuk petani. Sebagai leader adalah Dinas Pertanian yang menyediakan benih sayuran dan buah semusim, greenhouse , pendampingan dan pembinaan bagi kelompok dalam hal berbudidaya hortikultura,” tambah Yoseph.

Lebih lanjut Yoseph mengatakan bahwa SIMANTRI Kabupaten Manggarai akan dijadikan percontohan bagi kabupaten lain di Provinsi NTT. Dari 2017 – 2019, kegiatan SIMANTRI telah berhasil dibangun 20 greenhouse besar berukuran 8 m x 25 m dan 75 unit greenhouse mini berukuran 5 m x 8 m yang telah menanam 25 jenis komoditas hortikultura di antaranya cabai, tomat, buncis, brokoli, sawi, melon dan semangka.

“SIMANTRI terus berkembang. Sampai saat ini telah terbentuk 30 kelompok tani yang tersebar di 12 kecamatan dan 2 kelompok dari 30 kelompok yang tersentuh kegiatan SIMANTRI dikelola oleh TNI,” lanjut Yoseph.

Kelompok Wirasakti beranggotakan TNI dengan menggunakan lahan milik bandara seluas 1,8 hektare. TNI memanfaatkan lahan tersebut sebagai bagian dari salah satu penerima kegiatan SIMANTRI 2019.

“Mereka mendapat penghasilan tambahan. Badan menjadi sehat, pikiran fresh melihat tanaman tumbuh dan menghasilkan. Tidak hanya tahu bagaimana mengangkat senjata tetapi juga tahu bagaimana berbudidaya dibawah bimbingan PPL Alim,” ujar Lamper, ketua kelompok.

Dari program Simantri ini diharapkan selain dapat membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan petani dan mendukung pariwisata khususnya di Labuan Bajo.

“Hasil penjualan kelompok mulai 2017, pertama mendapat kegiatan SIMANTRI sampai tanggal 30 Juni 2019 totalnya Rp 538 jut lebih. Fantantis. Manfaat positif sangat dirasakan oleh petani. Selain dapat meningkatkan perekonomian juga membantu biaya kuliah anak,” ujar PPL PPL Agnes Purnama Ndendong, pendamping kelompok Simantri III.

Pemasaran produk hortikultura yang dihasilkan oleh kelompok tani SIMANTRI tidaklah sulit. Pasar lokal ke pasar ruteng, borong, bajawa, dan sampai ke manggarai barat.

Dihubungi terpisah, PLH Direktur STO Mardiyah Hayati berharap program ini dapat bersinergi dengan kegiatan APBN.

“Mudah-mudahan kegiatan SIMANTRI ini dapat disinergikan dengan kegiatan APBN. di mana Kabupaten Manggarai mendapat alokasi dana APBN untuk komoditas cabai, bawang merah dan bawang putih. Di sini sangat dibutuhkan data yang akurat, produksi dan luas tanam yang tercatat di BPS,” ujar Mardiyah.

Recent Posts

Dharma Pertiwi Gelar Bakti Sosial di Bekasi, Ny. Evi Agus Subiyanto Pimpin Langsung Aksi Kemanusiaan

MONITOR, Bekasi - Ketua Umum Dharma Pertiwi Ny. Evi Agus Subiyanto memimpin langsung kegiatan bakti sosial…

30 menit yang lalu

Kementan Perkuat Pengaturan Produksi Ayam, Jaga Harga dan Lindungi Peternak

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian terus memperkuat pengelolaan produksi dan pasokan ayam ras nasional sebagai…

60 menit yang lalu

Lidah Kecil, Dampak Besar: Kunci Hidup Berkah dari Kesehatan hingga Akhlak

Oleh: dr. H. Agus Sunardi, Sp.PK* Manusia tidak pernah lepas dari aktivitas berbicara. Dalam kehidupan…

2 jam yang lalu

Israel Serang Lebanon, Mahfuz Sidik Nilai Upaya Sabotase Gencatan Senjata AS-Iran

MONITOR, Jakarta — Eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah kembali memanas setelah serangan militer Israel ke…

3 jam yang lalu

Strategi Pemerintah Hadapi Dampak Kenaikan Harga Plastik Bagi UMKM

Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyatakan pemerintah sedang menyiapkan…

3 jam yang lalu

WFH Tiap Jumat, Menag: Cara Kerja Baru Harus Tetap Hadirkan Layanan untuk Umat

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan…

4 jam yang lalu