BERITA

MPR: Pancasila Miliki Peran Penting Atasi Ancaman Disintegrasi Bangsa

MONITOR, Bogor – Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) berpendapat, bangsa Indonesia sangat beruntung memiliki Pancasila sebagai ideologi bangsa. 
Menurut dia, hadirnya Pancasila, dirasakan masyarakat memiliki peran penting di tengah-tengah kepungan aksi dan ancaman disintegrasi bangsa dalam sejarah perjalanan bangsa hingga kini.

“Pancasila yang merupakan saripati karakter bangsa Indonesia yang kemudian dirumuskan pendiri bangsa kita menjadi ideologi, ternyata masih mampu mempertahankan keutuhan bangsa kita dari ancaman perpecahan dari awal mula dirumuskan hingga kini,” kata Hidayat, dalam keterangannya, Senin (8/7).

Masih dikatakan pria yang akrab disapa HNW, kesaktian Pancasila sebagai ideologi bangsa juga mampu merekatkan seluruh bangsa Indonesia dengan keberagaman dan perbedaan yang sangat luar biasa, merupakan anugerah istimewa yang harus dijaga seluruh anak bangsa.

“Ideologi suatu bangsa tidak bisa dianggap remeh. Negara sebesar Uni Soviet saja yang memegang predikat sebagai negara besar, negara adi kuasa dan negara super power, tanpa perang, tanpa serangan, tanpa agresi bisa hancur terpecah belah karena terjadi peningkatan kekerasan yang disebabkan persaingan nasionalisme antar etnis terutama sejak masa Perestroika diterapkan,” paparnya.

“Jika saja persaingan etnis yang terjadi di Soviet yang menyebabkan kehancuran terjadi di Indonesia, dampak kehancurannya akan lebih dahsyat sebab etnis di Soviet tidak berbaur masing-masing menetap di daerahnya. Sedangkan di Indonesia antar etnis sudah sangat berbaur,” tambahnya.

Dengan kompleks serta uniknya perbedaan etnis di Indonesia tersebut, sambung politikus PKS ini, Pancasila hadir sebagai perekat menjadi sebuah ideologi yang diterima baik semua kalangan. 

“Maka dari itulah, kita bangsa Indonesia harus mensyukuri hadirnya Pancasila dengan betul-betul memahami dan menjalankannya,” pungkas HNW.

Recent Posts

Wamenhaj Dorong Pelibatan Nonmuslim Dukung Pelayanan Jemaah Haji

MONITOR, Manado – Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mendorong pelibatan masyarakat…

13 jam yang lalu

Demo Polri, Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita Tuntut Pembersihan Oknum dan Penegakan Sistem Merit

MONITOR, Jakarta - Sejumlah masa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita (KoMPAS) menggelar…

17 jam yang lalu

Prof Rokhmin: Bantuan Ayam Petelur Harus Jadi Modal Awal Kemandirian Usaha

MONITOR, Cirebon - Bantuan ayam petelur kepada kelompok ternak harus menjadi modal awal untuk membangun…

20 jam yang lalu

Hasil Kunjungan Menag dari Italia, Indonesia Jadi Model Moderasi Beragama

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar membawa sejumlah peluang kerja sama internasional dari hasil…

22 jam yang lalu

Menteri UMKM: KUR Jadi Instrumen Perluasan Akses Modal Produktif UMKM

MONITOR, Bali – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan bahwa Kredit…

1 hari yang lalu

FISIP UIN Jakarta dan LW MUI Dorong Wakaf Produktif untuk Pemberdayaan Sosial

MONITOR, Jakarta -Wakaf produktif perlu dikembangkan dari praktik filantropi keagamaan menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi, pendidikan,…

2 hari yang lalu