PERTANIAN

Ketua ABMI: Amran Sukses Membalikan dari Impor menjadi Ekspor Bawang Merah

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) dibawah kepemimpinan Andi Amran Sulaiman di akhir-akhir jabatannya menuai banyak prestasi. Tak terkecuali dalam hal penataan komoditas bawang merah dan bawang putih nasional.

Ketua Asosiasi Bawang Merah Indonesia, Juwari mengakui kinerja Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman sangat dirasakan para petani bawang merah. Kebijakan stop impor bawang merah yang diikuti dengan gencarnya ekspor sangat dinilainya sangat menguntungkan petani.

“Dulu impor bawang merah merajalela, bahkan gilanya lagi masuknya bawang merah impor justru saat petani dalam negeri sedang panen. Alhamdulillah berkat tangan dingin Pak Amran, impor bawang merah bisa di stop mulai tahun 2016 lalu,” demikian dikatakan Juwari di Jakarta, Senin (1/7/2019).

Oleh karena itu, Juwari menegaskan Mentan Amran sukses menciptakan sejarah impor nol persen untuk bawang merah, penutupan impor bombai merah mini hingga mempelopori kebangkitan bawang putih nasional yang puluhan tahun terpuruk akibat tekanan bawang putih impor. Tak tanggung-tanggung, Mentan Amran memasang target swasembada bawang putih pada tahun 2021.

“Ya Pak Mentan Amran mampu membalikkan keadaan dari negara pengimpor menjadi negara pengekspor bawang merah ke berbagai negara seperti Thailand, Malaysia, Singapura, Singapura bahkan Filipina,” tegasnya.

“Dan Makasih Pak Amran telah blacklist 74 importir bawang yang nakal. Selama ini kita dipermainkan oleh mereka. Jadi Kami kira prestasi ini patut diapresiasi, dijaga dan ditingkatkan,” pintanya.

Selain itu, sambung Juwari, petani juga diuntungkan dengan kebijakan Mentan Amran yang membatasi masuknya bawang bombai mini asal India. Dulu bawang bombai mini berukuran diameter kurang dari 5 sentimeter leluasa masuk pada saat harga bawang merah di dalam negeri sedang membaik.

“Bentuk morfologis bombai merah mini ini mirip sekali dengan bawang merah lokal, mereka jual langsung ke pasar dengan harga sangat murah. Tentu saja bawang merah petani kita jadi ikut tertekan,” tuturnya.

“Namun, sudah 2 tahun terakhir ini, Pak Amran tutup impor bawang bombai merah mini. Tentu ini sangat menggembirakan petani. Mudah-mudahan kebijakan ini bisa terus berlanjut,” pinta Juwari.

Recent Posts

Rektor UID Buka PBAK 2026, Tekankan Adab, Prestasi, dan Kontribusi Mahasiswa

MONITOR, Depok - Universitas Islam Depok (UID) resmi membuka rangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan…

2 jam yang lalu

Menaker: Kunci Wirausaha Bukan Sekadar Dapat Pelanggan, tapi Menjaga Hubungan

MONITOR, Bandung Barat – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, mengatakan salah satu kunci keberhasilan dalam berwirausaha…

16 jam yang lalu

Kemenperin Sampaikan Duka Cita Mendalam Atas Insiden Kebakaran Pabrik di KEK Sei Mangkei

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah kebakaran yang…

17 jam yang lalu

Majelis ASTACITA Gelar ‘Maulid Nabi dan Dzikir Kemerdekaan’ di Karawang, Gaungkan Jaga Rawat Jabar

MONITOR, Karawang — Dalam rangka memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus merawat semangat kemerdekaan…

18 jam yang lalu

Capai 75 Ribu Pendaftar PPIH 2027 Non Nakes, Kemenhaj Gelar CAT Dua Gelombang

MONITOR, Jakarta - Lebih dari 75 ribu orang mendaftar Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)…

19 jam yang lalu

Partai Gelora Soroti Perubahan Data Desil DTSEN

MONITOR, Jakarta — Penerapan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis tunggal penyaluran bantuan…

19 jam yang lalu