POLITIK

Fahri Hamzah Yakin Pemilihan Pimpinan DPR dan MPR Tidak Akan Gaduh

MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengaku optimis jika pemilihan pimpinan DPR RI dan MPR RI pada Oktober 2019 mendatang tidak akan ada gejolak politik apapun.


Lantaran, sambung dia, partai pemenang pemilu kemarin berada di dalam pemerintahan saat ini.


“Pimpinan DPR RI sudah pasti dijabat oleh PDIP. Saya dengar ibu Puan Maharani. Selanjutnya para wakil dijabat oleh Golkar, Gerindra, NasDem dan PKB. Dari sidang Mahkamah Konstitusi (MK) juga sudah bisa ditebak,” kata Fahri dalam acara Forum Legislasi soal ‘UU MD3 dan Komposisi Pimpinan Parlemen, di Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (18/6).


Seharusnya, ujar Fahri adanya check and balancing, atau kontrol yang jelas terhadap pemerintah agar tidak membahayakan pemerintahan itu sendiri. Karena itu, kata dia, perlu mengkaji lebih mendalam soal sistem presidensialisme untuk menentukan arah negara, dan efektifitas lembaga-lembaga negara ini.


“Kalau pemerintah tanpa kontrol berbahaya. Misalnya, para menteri bisa senenaknya membuat kebijakan yang merugikan negara. Seperti skandal bank Century, BLBI, Pelindo, dan lainnya. Meski kita pahamlah tidak akan sampai menjatuhkan presiden RI,” paparnya.


Ia melanjutkan,  pada posisi MPR, DPD RI, DPRD hingga pemerintah daerah. Kalau mau negara ini kuat, maka semua institusi negara termasuk DPD RI itu harus kuat dengan kinerja yang jelas. Sebab, mandat konstitusi setiap lembaga perwakilan harus diatur oleh undang-undang khusus.


“Pertama soal desain reformasi parlemen ke depan,  karena saya memimpin tim untuk itu. Keinginannya adalah agar sesuai dengan Undang-undang Dasar (UUD),”terang inisiator Gerakan Arah Baru Indonesia (GARBI) itu.


Sebab, posisi lembaga perwakilan yang diatur oleh satu undang-undang khusus, tidak digabung, merupakan mandat daripada konstitusi negara.
“Kalau pemerintah mau membuat DPRD lebih kuat, usul saya dan usul  tim kami pemerintah membuat khusus undang-undang DPRD supaya pengawasan di DPRD itu dilakoni,” pungkas pimpinan DPR Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Korkesra) itu.

Recent Posts

Pemudik Diimbau Hindari Puncak Arus Balik Lebaran di Tanggal 24, 28 dan 29 Maret 2026

MONITOR, Jakarta - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengimbau para pemudik untuk menghindari puncak arus balik…

4 jam yang lalu

Panglima TNI dan Kapolri Cek Langsung Pos Mudik Lebaran 2026 di Medan, Pastikan Pengamanan Maksimal

MONITOR, Medan — Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo…

14 jam yang lalu

Pertamina Patra Niaga Tambah 23 Juta Tabung LPG 3 Kg Pada Momen Libur Panjang Lebaran

MONITOR, Jakarta – Pada momen libur panjang  dan meningkatnya aktivitas masyarakat pada momentum Ramadan dan Idulfitri, Pertamina…

14 jam yang lalu

Hujan Deras Picu Genangan 30 Cm di Tol Jagorawi Arah Jakarta, Sejumlah Lajur Sempat Tak Bisa Dilalui

MONITOR, Jakarta — Curah hujan tinggi menyebabkan genangan air setinggi sekitar 30 cm di Ruas Tol…

20 jam yang lalu

Dominasi Arah Trans Jawa, Pergerakan Kendaraan Mudik Tembus 1,8 Juta

MONITOR, Jakarta — Arus mudik Lebaran 2026 menunjukkan lonjakan signifikan. PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat…

1 hari yang lalu

Kemnaker Perluas Akses Pelatihan Vokasi Nasional 2026

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperluas akses Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1…

1 hari yang lalu