Politisi Nasdem, Irma Suryani Chaniago
MONITOR, Jakarta – Pernyataan Ketua Tim Hukum Prabawo-Sandi, Bambang Bambang Widjojanto (BW) yang menyebut MK bukan sekadar menjadi mahkamah kalkulator yang bersifat numerik direspon oleh Tim Kemenangan Nasional (TKN) Jokowi-Amin.
Melalui Irma Suryani Chaniago, TKN menyebut pernyataan BW tersebut bagian upaya tim kuasa hukum Prabowo-Sandi dalam membangun narasi politik terhadap MK.
“Menurut kami daripada kebanyakan membangun narasi politik alangkah baiknya kubu Prabowo-Sandi mengumpulkan kecurangan yang ada di Pilpres 2019,”sindir Irma melalui sambungan telponnya.
Irma pun mengingat kubu Prabowo-Sandi saat melakukan gugatan di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Yang mana gugatan yang dilayangkan oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN) di tolak Bawaslu karena tidak ada bukti yang kuat.
“Jangan sampai penolakan gugatan di Bawaslu akan terulang lagi di MK karena ketidak validan data,”tandasnya.
Oleh karenanya, Irma sangat optimis jika MK akan memberikan keputusan yang sangat adil. Dimana akan menguntungkan pihak pasangan calon Jokowi-Ma’ruf Amin.
MONITOR, Jakarta - Program Madrasah Goes Abroad (MGA) kian menunjukkan hasil nyata dalam memperluas akses…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian kembali menunjukkan komitmennya untuk mendukung pertumbuhan industri kerajinan dalam negeri…
MONITOR, Jakarta - Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama hadirkan program “The Most KUA”. …
MONITOR, Jakarta - Integritas petugas menjadi fondasi utama dalam pelayanan terhadap jemaah haji. Hal ini…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat daya saing industri nasional yang menjadi prioritas…
MONITOR, Jakarta - Ormas keagamaan Islam memiliki peran strategis dalam pembinaan kehidupan beragama, penguatan moderasi…