MONITOR, Jakarta – Aksi massa 21-22 Mei 2019 yang berjalan rusuh meninggalkan luka mendalam bagi masyarakat Indonesia. Bagaimana tidak, 8 orang harus meregang nyawa sementara ratusan lainnya menjadi korban luka.
Pemerintah sendiri dalam hal ini presiden Jokowi belum mengeluarkan sikap atau sekedar belasungkawa untuk para korban meninggal, terbaru Jokowi pada Jum’at (24/5/2019) mengundang para pedangang kecil di sekitar kantor Bawaslu ke istana karena menjadi korban penjarahan dan pengrusakan oleh masa aksi.
Menanggapi hal tersebut, Politikus Gerindra yang juga anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiadi berang. Ia menyebut pemerintah khususnya presiden Jokowi seolah tidak peduli dengan para korban.
Andre juga mengkritik keras Komnas HAM yang hingga kini belum bersuara sedikitpun mengenai tragedi tersebut. Saking geram-nya, Andre bahkan mengusulkan agar Komnas HAM dibubarkan saja.
“Korban tewas ada 8 orang, yg luka ada ratusan orang. Tapi sampai saat ini ucapan belasungkawa dr Presiden @jokowi belum ada. Dan @KomnasHAM pun terindikasi hanya diam seribu bahasa. Saya usulkan kalo @KomnasHAM tidak bernyali mengusut lebih baik dibubarkan saja,” tulis Andre melalui akun twitter pribadinya @Andre_Rosiade pada Sabtu (25/5/2019) pagi.
MONITOR, Batam – Sebanyak 10.362 ekor ikan hidup asal Kabupaten Natuna kembali berhasil menembus pasar…
MONITOR, Cisarua - Dalam rangka mempererat hubungan silaturahmi sekaligus memperkuat rasa kebersamaan, warga Perumahan Muslim Alfalaah…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi menyoroti soal polemik pengenaan tarif pajak…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi XIII DPR RI, Pangeran Khairul Saleh menyoroti program pengadaann gembok…
MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kelautan…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina mengecam lagu berjudul 'Lalaki…