Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade (dok: net)
MONITOR, Jakarta – Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto, benar-benar menonaktifkan sementara beberapa layanan media sosial (medsos). Diantaranya, aplikasi chatting WhatsApp, Instagram, Facebook hingga Twitter.
Tindakan itu diambil pemerintah, menutut Wiranto, untuk menghindari penyebaran berita bohong atau hoax.
“Untuk sementara, untuk menghindari berita bohong kepada masyarakat luas, akan kita…. Akses di media sosial tidak diaktifkan untuk mencegah itu tadi, hal negatif yang bisa berdampak ke masyarakat,” kata Wiranto dalam konferensi pers di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (22/5).
Dari upaya itu, Wiranto mengatakan pemerintah ingin agar masyarakat mendapatkan informasi yang akurat. Sebab, ia menyebut adanya upaya adu domba di dalam masyarakat melalui berita bohong di medsos.
Terkait sikap yang ditempuh Pemerintah, Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi Andre Rosiade mengaku kecewa dengan keputusan tersebut.
Andre mengatakan, justru dengan ditutupnya akses medsos menunjukkan bahwa pemerintah tengah panik saat ini dengan gerakan massa. Bahkan, Wasekjen DPP Gerindra ini menilai, upaya ini merupakan salah satu kemunduran terhadap kebebasan dalam berpendapat.
“Penutupan sementara layanan Medsos saat ini, menunjukkan adanya indikasi kepanikan rezim dan indikasi kemunduran terhadap kebebasan dalam berpendapat,” tukas Andre Rosiade, Kamis (23/5).
MONITOR, Bangkok — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengusulkan penguatan pedoman kesempatan kerja inklusif di kawasan ASEAN…
MONITOR, Jakarta – Arahan Menteri Pertanian (Mentan) sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman…
MONITOR, Bangkok – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan International Labour Organization…
MONITOR, Jakarta – Arahan Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat kompetensi dan pelindungan pekerja sebagai respons terhadap…
MONITOR, NTT - Kementerian Agama menyalurkan bantuan berupa 1.000 school kit dan 16 Temporary Learning Space…