HUKUM

Fahri Hamzah Sayangkan Sikap Aparat atas Penggunaan Pasal Makar

MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menyayangkan sikap pemerintah melalui aparat kepolisian untuk melakukan ancaman yang ditujukan untuk menekan masyarakat dengan tuduhan makar.

Ia mengingatkan, jangan sampai justru tekanan yang menghambat aspirasi publik menjadi bendungan dan dapat meledak sehingga terjadi gerakan keras terhadap penguasa.

“Jangan sampai rakyat justru mencari bentuk (perlawanannya) sendiri, karena terus ditekan. Dan itu yang berbahaya sebenarnya,” kata Fahri kepada awak media, Selasa (21/5).

“Buat apa mengancam dan menggunakan kekuasaan untuk mengancam dan menekan. Sadarlah bahwa rakyat adalah tenaga yang permanen dalam sejarah negeri ini,” sambung dia.

Fahri mengumpamakan, layaknya air yang dibendung maka akan tetap mencari untuk bisa menerobos keluar dari penahannya. Karena itu, jika rakyat mulai disumbat, diancam, dan dikriminalisasi, rakyat akan melawan dan bisa menjadi bencana bagi semua.

“Itu seperti membangun tanggul dan dam bagi air yang selalu mengalir mencari titik terendah untuk diisi dan dikoreksi. Lihat saja, dam dan tanggul akan jebol dan air bah bisa saja datang menjadi bencana bagi kita semua,” sebut Anggota DPR RI dari Dapil Nusa Tenggara Barat (NTB) itu.

Sementara itu, menyingggung sejumlah penangkapan terhadap para aktifis yang dituduh aparat ingin melakukan makar?. Fahri berpandangan tidak ada kaitannya sangkaan makar terhadap sejumlah tokoh belakang ini oleh Kepolisian untuk menjerat seseorang.

“Saya hanya mengingatkan perlunya kedewasaan dan kekuasaan yang berwajah ramah,” pungkas Insiator Garbi itu.

Recent Posts

Respons Tuntutan Publik, Delapan Fraksi Sepakat Evaluasi Tunjangan DPR

MONITOR, Jakarta - Gelombang aksi unjuk rasa mahasiswa dan elemen masyarakat yang menolak besarnya gaji…

2 jam yang lalu

Eko Patrio dan Uya Kuya Resmi Dinonaktifkan dari DPR

MONITOR, Jakarta - DPP Partai Amanat Nasional (PAN) secara resmi menonaktifkan Eko Hendro Purnomo alias…

3 jam yang lalu

GUSDURian Nilai Kapolri Gagal Bertanggung Jawab atas Kekerasan Aparat Terhadap Demonstran

MONITOR, Jakarta – Jaringan GUSDURian menilai Kapolri gagal bertanggung jawab atas berulangnya tindakan represif yang…

3 jam yang lalu

NasDem Berhentikan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari DPR RI

MONITOR, Jakarta - Ketua Umum Partai NasDem memutuskan untuk menon-aktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa urbach…

4 jam yang lalu

Redam Energi Kemarahan Massa, Pemerintah Diminta Lebih Aktif Libatkan Tokoh Agama

MONITOR, Jakarta - Mantan Aktivis 98, Arif Mirdjaja mengimbau agar pemerintah lebih aktif lagi melibatkan…

5 jam yang lalu

Kemenag Tunda MHQ Internasional Penyandang Disabilitas Netra 2025

MONITOR, Jakarta - Direktorat Jenderal (Ditjen) Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kementerian Agama (Kemenag) bersama…

6 jam yang lalu