POLITIK

Pasal Makar Bakal Dihidupkan lagi, Fadli Zon: harus kita Lawan

MONITOR, Jakarta – Wacana people power yang digerakkan kubu Badan Pemenangan Nasional (BPN) kian kencang. Sejumlah kalangan menilai gerakan tersebut berpotensi menjatuhkan pemimpin terpilih nantinya.

Bahkan pihak kepolisian sudah mulai menjerat oknum penggerak people power dengan pasal-pasal makar. Mengenai hal ini, tentu Waketum DPP Gerindra Fadli Zon protes.

Dalam tulisannya, Fadli tak terima jika people power disamakan dengan aksi makar. Sebab, menurutnya tuduhan makar hanya bisa digunakan untuk anasir gerakan separatis yang membahayakan Negara saja.

“Tuduhan makar hanya digunakan kepada anasir gerakan separatis, dan tidak lagi digunakan kepada gerakan protes yang bersifat umum,” kata Fadli Zon, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (15/5).

Ia menjelaskan, di masa pemerintahan Megawati Soekarnoputri maupun Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), penangkapan aktivis tak pernah menggunakan pasal makar, melainkan hanya pasal penghinaan.

“Penangkapan-penangkapan terhadap aktivis yang terjadi di masa rezim Megawati dan SBY, misalnya, tak pernah menggunakan pasal makar, melainkan hanya pasal penghinaan terhadap kepala negara atau tuduhan dalang kerusuhan saja, seperti yang pernah diberikan kepada Ferry Juliantono di masa SBY,” terang Wakil Ketua DPR RI ini.

Di mata Fadli, apabila aparat kepolisian justru menggunakan kembali pasal makar, maka hal berarti menunjukkan sebuah pemunduran demokrasi.

“Bagi saya, menghidupkan lagi pasal makar adalah bentuk pemunduran demokrasi. Apalagi, pasal itu hendak dikenakan pada masyarakat yang sedang berusaha menggunakan hak politik mereka untuk menyatakan pendapat di muka umum,” kata Fadli Zon.

“Ini adalah bentuk pengkhianatan terhadap Reformasi. Harus kita lawan bersama!” tegasnya.

Recent Posts

Kemnaker Siapkan Tim Khusus Tindaklanjuti Perselisihan Hubungan Industrial di PT Epson

MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) berkomitmen mengawal penyelesaian perselisihan hubungan industrial dan penegakan norma…

1 jam yang lalu

Jemaah Haji Mulai Bergerak ke Arafah, Kemenhaj Imbau Jaga Kesehatan Selama Armuzna

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah menyampaikan bahwa jemaah haji Indonesia mulai diberangkatkan secara…

3 jam yang lalu

Gelar RUPST, Jasamarga Tollroad Maintenance Catatkan Kinerja Positif Sepanjang Tahun Buku 2025

MONITOR, Jakarta — PT Jasamarga Tollroad Maintenance (PT JMTM) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan…

3 jam yang lalu

Kemenperin Siapkan Asesor Profesional untuk Percepat Industrialisasi Nasional

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) industri yang kompeten…

3 jam yang lalu

Program ‘Jaga Jakarta’ jadi Model Modernisasi Keamanan, SDR Puji Kinerja Polda Metro Jaya

MONITOR, Jakarta - Program Jaga Jakarta dinilai menjadi salah satu inovasi strategis dalam modernisasi sistem…

4 jam yang lalu

Puncak Haji Armuzna Dimulai, Komnas Haji Ingatkan Risiko Jemaah Tersesat dan Serukan “Jemaah Jaga Jemaah”

MONITOR, Makkah — Pergerakan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) resmi dimulai pada…

8 jam yang lalu