Mantan Ketua DPC Gerindra Jakarta Timur, Adi Kurnia Setiadi
MONITOR, Jakarta – Mantan Ketua DPC Gerindra Jakarta Timur, Adi Kurnia Setiadi menyatakan, siap menjalankan nazarnya ketika dirinya dinyatakan lolos ke Kebon Sirih untuk menjadi Wakil Rakyat Jakarta.
Nazar yang akan dilakukan politisi muda Partai Gerindra ini adalah menyumbangkan setengah gajinya sebagai wakil rakyat Jakarta untuk kaum dhuafa.
“Menyumbangkan sebagian gaji saya untuk kaum dhuafa itu sudah menjadi janji saya. Jadi ketika saya terpilih jadi wakil rakyat Jakarta janji atau nazar saya itu sudah pasti akan saya realisasikan,”ujar kepada MONITOR.
Menurut Adi, keberhasilannya merebut kursi DPRD bukan tidak mungkin karena ada niat baiknya untuk membagikan sebagai pendapatannya kepada kaum dhuafa dan kegiatan sosial.
“Jadi saya memang benar-benar harus melaksanakan nazar saya,”ungkapnya.
Dari informasi yang diperoleh, di pileg 2109, Adi berhasil meraup suara sebanyak 22.673, melalui daerah pemilihan (dapil) 5, Jakarta Timur.
Berikut ini data caleg di dapil 5 Jaktim yang diprediksi bakal melenggang ke Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.
1.H.E Syahrial (PDIP)
2.H.Abdurrahman Suhaimi (PKS)
3.Adi Kurnia Setiadi (Gerindra)
4.Taufik Azhar (Golkar)
5.Zita Anjani (PAN)
6.Pantas Nainggolan (PDIP)
7.NasdiYanto (PKS )
8.Abdul Canter (Hanura)
9.Mujiyono (Demokrat)
10.Mohamad Aly Shobat / Thopaz Nuhgraha Syamsul (Gerindra)
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan belasungkawa menyusul meninggalnya 5 orang peserta…
Oleh: Zizah Nurazizah (Mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang) Dunia pendidikan kita hari ini sedang…
MONITOR, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) menilai polemik terkait penempatan pengacara Razman Arif Nasution…
MONITOR, Jakarta — Memasuki hari operasional ke-71 penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, Selasa (30/6/2026), Kemenhaj…
MONITOR, Jakarta - Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi, mengkritik kebijakan pemerintah yang melibatkan taruna…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menanggapi soal kasus dugaan intimidasi yang dilakukan…