BISNIS

Kemenhub ajukan penurunan tarif batas atas tiket pesawat

MONITOR, Jakarta – Kenaikan harga tiket pesawat belakang ini cukup membuat menteri perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi pusing tujuh keliling. Berbagai cara pun dilakukan oleh mantan Dirut Ancol dan Dirut PT Jakpro ini untuk menurunkan harga tiket pesawat tersebut.

“Pihak Kemenhub saat ini terus berusaha mencari jalan keluar dari polemik mahalnya tiket pesawat beberapa bulan terakhir ini,” ungkap Budi Karya.

Menurut Budi, berbagai upaya sedang dilakukan oleh Kemenhub untuk menurunkan harga tarif pesawat tersebut. Salah satunya adalah dengan melakukan kajian terkait penurunan tarif batas atas (TBA) tiket pesawat.

“Kajiannya sudah beres, rencananya Senin (13/5) di laporkan kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution pada Senin. Rencananya tarif batas atas diturunkan 15%,”ujarnya.

Menurut Budi Karya, laporan hasil kajian ini sekaligus memenuhi penugasan yang diberikan Darmin untuk dirinya yang harus mengkaji penurunan tarif batas atas selama satu minggu, usai rapat koordinasi yang dilakukan pada Senin, 6 Mei 2019 lalu. Dalam rapat itu juga dihadiri Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno.

“Besok Senin dirapatkan, saya punya proposal nanti Pak Menko Ekonomi yang akan evaluasi apakah diterima atau tidak, dan bagaimana tata caranya,” ujarnya

Dia menyatakan, penurunan 15% itu sudah turut mempertimbangkan penghitungan struktur biaya maskapai. “Sudah. Kan kita hitung HPP (harga pokok penjualan) sesuai maskapai secara keseluruhan,” katanya.

Menurutnya, keputusan pemberlakuan penurunan tarif batas atas itu bergantung pada rapat pekan depan yang dipimpin Darmin. Sebab, dalam rapat dirinya harus mendengarkan pandangan dari peserta lainnya, salah satunya Rini Soemarno.

“Opsinya ya atau tidak (penurunan 15% tarif batas atas). (Kalau iya) maka dibahas juga tata caranya bagaimana, seperti kapan diberlakukannya,” katanya.

Budi Karya mengaku, rencana penurunan itu sudah dikomunikasikan dengan pihak maskapai kemarin, Jumat (10/5/2019). Dalam pertemuan itu, pihak maskapai memberikan berbagai masukkan pada dirinya. Meski demikian, dia enggan menjelaskan lebih detil soal respons dari maskapai.

“Memang mendengarkan (masukkan maskapai), kalau memang rasional kita terima, kalau enggak rasional, yah enggak kita terima. Tapi bagaimana pun kita bisa putuskan sendiri,” katanya.

Dia pun menekankan, posisi Kemenhub dalam hal ini adalah mengomunikasikan rencana kebijakan kepada maskapai, bukan meminta persetujuan. “Jadi sifatnya memang pemberitahuan,” imbuhnya.

Menurutnya, pihak Kemenhub terus berusaha mencari jalan keluar dari polemik mahalnya tiket pesawat beberapa bulan terakhir ini. Diharapkan, rapat pekan depan bisa menghasilkan keputusan yang membuat tarif terjangkau bagi masyarakat tapi juga tidak merugikan maskapai.

“Spiritnya kita mau cari yang terbaik supaya masyarakat itu punya alternatif, adanya tarif-tarif yang terjangkau, tapi memang semua ini kan ikhtiar.

Recent Posts

Prof Rokhmin: Tinggalkan Ekonomi Bahan Mentah, Masuk Era Innovation-Based Blue Economy

MONITOR, Jakarta - Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan kelimpahan sumber daya alam untuk mengejar pertumbuhan…

2 jam yang lalu

Kemnaker Perkuat Kemandirian Ekonomi Masyarakat Pascabencana lewat Pelatihan Vokasi

MONITOR, Banda Aceh — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banda…

15 jam yang lalu

Kemenag Satukan Organisasi Profesi Guru Lintas Agama dalam Satu Konfederasi

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menyatukan berbagai organisasi profesi guru lintas agama dalam Konfederasi Organisasi…

15 jam yang lalu

FORMIT Palu Galang Dana untuk Korban Bencana NTT, Serukan Solidaritas Indonesia Timur

MONITOR, Palu - Forum Mahasiswa Indonesia Timur (FORMIT) menggalang dana untuk membantu masyarakat terdampak bencana…

2 hari yang lalu

Kemenperin Perkuat Daya Saing Industri TPT untuk Menangkan Kompetisi Global

MONITOR, Jakarta - Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional masih menjadi salah satu sektor…

2 hari yang lalu

Kumpul Bersama Rakyat, Menteri UMKM Ajak Perkuat Solidaritas dan Satukan Semangat Kemerdekaan

MONITOR, Jakarta – Ratusan ribu masyarakat memadati kawasan Monumen Nasional (Monas), Sarinah, hingga Bundaran HI…

2 hari yang lalu