PEMERINTAHAN

Kemenperin Perkuat Daya Saing Industri TPT untuk Menangkan Kompetisi Global

MONITOR, Jakarta – Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional masih menjadi salah satu sektor penting dalam perekonomian Indonesia. Sebagai industri padat karya, sektor ini menyerap lebih dari 3,8 juta tenaga kerja dan mencatat nilai ekspor sekitar USD4,85 miliar pada Semester – I Tahun 2026. Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi oleh pelaku industri TPT, sektor ini juga memperlihatkan perkembangan positif melalui pemulihan kegiatan industri.

“Industri tekstil dan pakaian jadi memiliki peran yang sangat strategis karena menyerap lebih dari 3,8 juta tenaga kerja. Meski beberapa perusahaan menghadapi tekanan, tetapi pada saat yang sama juga ada investasi baru dan ekspansi usaha. Ini menunjukkan bahwa sektor TPT masih memiliki ruang pertumbuhan yang besar,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (18/8).

Menurut Menperin, perkembangan investasi dan pemulihan kesempatan kerja tersebut perlu diikuti dengan penguatan fondasi industri. Oleh karena itu, pemerintah terus menjalankan berbagai kebijakan, antara lain melalui insentif investasi, program restrukturisasi, kredit industri padat karya (KIPK), pembiayaan eskpor dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), penguatan kebijakan pengamanan perdagangan, percepatan implementasi Making Indonesia 4.0, serta penerapan Standar Industri Hijau.

Pada kinerja industri tekstil dan pakaian, nilai ekspor selama Semester – I Tahun 2026 mencerminkan kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian nasional dengan mencatatkan angka sebesar USD4,85 miliar. Dengan penyerapan lebih dari 3,8 juta tenaga kerja, industri tekstil dan pakaian jadi juga menjadi salah satu sektor penyedia lapangan kerja terbesar di Indonesia.

Peningkatan kinerja tersebut perlu berjalan seiring dengan transformasi proses produksi. Modernisasi mesin, pemanfaatan teknologi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, dan penerapan prinsip industri hijau menjadi bagian penting untuk memastikan industri nasional mampu memenuhi tuntutan pasar global.

“Dunia saat ini tidak hanya membeli produknya, tetapi juga melihat bagaimana produk tersebut diproduksi. Maka perlu diingat, keberlanjutan bukan lagi menjadi beban, melainkan keunggulan dalam persaingan global,” tuturnya.

Peluang perluasan pasar juga semakin terbuka melalui implementasi Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA). Untuk bersaing dalam pasar global, pelaku industri TPT perlu meningkatkan kualitas, efisiensi, inovasi, dan kemampuan memenuhi standar internasional.

Di samping itu, Kementerian Perindustrian akan terus bekerja sama dengan pelaku usaha, asosiasi, pemerintah daerah, serta kementerian dan lembaga terkait untuk memperkuat industri TPT nasional. Upaya tersebut diarahkan agar investasi yang masuk dapat berkembang menjadi peningkatan kapasitas produksi, ekspor, dan kesempatan kerja, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok industri global.

“Pemerintah mendukung para pelaku industri tekstil dan produk tekstil dalam meningkatkan daya saing dan memenangkan kompetisi global. Kita wujudkan industri TPT Indonesia yang mampu bertahan menghadapi perubahan serta tumbuh lebih produktif, inovatif, dan berkelanjutan,” pungkas Menperin.

Seiring Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, industri TPT terus bertumbuh dan bertahan dalam kontribusinya membangun perekonomian nasional. Ke depan, industri TPT memiliki peluang untuk mengambil bagian lebih besar dalam menjaga momentum perbaikan kinerja industri nasional.

Hal tersebut juga sejalan dengan capaian Indeks Kepercayaan Industri (IKI) bulan Juli yang masih berada di level ekspansi sebesar 53,10. Capaian ini menunjukkan kepercayaan pelaku industri terhadap kondisi usaha tetap terjaga. Bagi industri TPT yang memiliki basis tenaga kerja besar, kondisi tersebut menjadi pijakan untuk menjaga keberlangsungan produksi sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap perekonomian nasional.

Recent Posts

Tinjau Peserta TIH, Menaker Minta Buktikan Keunggulan Produk

MONITOR, Bekasi — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli meminta peserta Talent and Innovation Hub (TIH) memastikan…

2 jam yang lalu

Menjangkau Siberut Memperkuat Wirausaha Terdampak Bencana

MONITOR, Jakarta - Di tengah bentang Samudra Hindia, Pulau Siberut di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatra…

14 jam yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Subkultur Pesantren Menjadi Identitas dalam Sistem Pendidikan Nasional

MONITOR - Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. H. Suwendi, M.Ag., menegaskan bahwa…

18 jam yang lalu

Analis: Listyo Sigit di KSP Perkuat Perspektif Keamanan dalam Pengawalan Pembangunan

MONITOR, Jakarta - Perpindahan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dari posisi Kapolri ke Kepala Staf…

19 jam yang lalu

Panen Padi Temanggung Tembus 10,2 Ton/Ha, Komisi IV DPR dorong Pemupukan Berimbang

MONITOR, Temanggung - Produktivitas padi di demplot seluas 5 hektare di Desa Plosogaden, Kecamatan Candiroto,…

20 jam yang lalu

Kemenhaj–Kemendagri Padankan Data Jemaah Haji, Pastikan Antrean Lebih Akurat

MONITOR, Jakarta - Dalam upaya meningkatkan akurasi, transparansi, dan kualitas pelayanan ibadah haji, Menteri bersama…

1 hari yang lalu