Wakil Ketua MPR RI Zulkifli Hasan
MONITOR, Jakarta – Ketua MPR RI Zulkifli Hasan (Zulhasan) menghimbau agar seluruh penyelenggara dan aparat penegak hukum untuk mengedepankan sikap netralitasnya dalam penyelenggaraan pencoblosan Pemilu serentak, pada Rabu (17/4) besok.
Hal itu disampaikannya usai menerima kunjungan Cawapres nomor urut 02, di ruang kerjanya, Selas (16/4).
“Saya mengimbau agar penyenggara Pemilu, KPU dan Bawaslu, aparat penegak hukum, TNI Polri, dan aparatur sipil negara (ASN) agar betul-betul netral,” kata Zulhasan.
Menurut dia, bila hari pencoblosan nanti berjalan damai, jujur da adil. Maka kompetisi Pemilu serentak baik Pileg maupun Pilpres berjalan akan mengeluarkan hasil yang legitimate.
“Karena ini adalah kompetisi di antarakita. Insyaallah, kalau itu benar-benat dilakukan akan damai dan hasilnya legitimate. Insyallah besok sore kita akan sudah mendapatkan gambaran pemimpin kita kedepannya,” sebut ketua umum DPP PAN itu.
Sementara itu, terkait dengan pertemuan dengan Cawapres Sandiaga Uno, Zulhasan mengaku hanya pertemuan biasa saja, sebelum pencoblosan besok.
“Kita di sini ngobrol santai, tinggal menghitung jam, besok kita akan menentukan jalan hidup kita, saudara, keluarga, bangsa dan negara. Sesuai dengan konstitusi UUD 1945 Pasal 22E karena kita sudah milih sistem demokrasi maka tiap 5 tahun akan ada Pemilu,”
“Jadi Pemilu adalah hal biasa, tapi disebutkan Pemilu harus menghasilkan sesuatu yang damai dan legitimate, berlangsung langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil,” pungkasnya.
MONITOR, Manado – Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mendorong pelibatan masyarakat…
MONITOR, Jakarta - Sejumlah masa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita (KoMPAS) menggelar…
MONITOR, Cirebon - Bantuan ayam petelur kepada kelompok ternak harus menjadi modal awal untuk membangun…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar membawa sejumlah peluang kerja sama internasional dari hasil…
MONITOR, Bali – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan bahwa Kredit…
MONITOR, Jakarta -Wakaf produktif perlu dikembangkan dari praktik filantropi keagamaan menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi, pendidikan,…