NASIONAL

Anak Buahnya Ditangkap Polisi Karena Bagi-bagi Amplop, Ini Penjelasan M Taufik

MONITOR, Jakarta – Ketua DPD Partai Gerindra Jakarta M, Taufik membenarkan kabar adanya penangkapan salah seorang warga yang ditangkap oleh aparat kepolisian karena diketahui sedang bagi-bagi amplop.

Bahkan Wakil ketua DPRD DKI ini pun tak menampik kalau warga yang ditangkap tersebut adalah anak buahnya alias kadernya di Gerindra.

“Ya, yang ditangkap namanya Charles Lubis, beliau kader Gerindra. Beliau memang ditangkap aparat kepolisian Jakarta Utara karena dituding bagi-bagi amplop untuk uang politik,”ujar Taufik kepada MONITOR melalui sambungan selulernya.

Taufik pun membantah isu ataupun kabar kalau bagi-bagi amplop yang dilakukan oleh anak buahnya itu dalam rangka politik uang.

“Amplop yang dibagikan itu bukan untuk politik uang. Amplop yang berisi uang itu dibagikan untuk kepentingan saksi saat mereka bertugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Sekali lagi saya tegaskan bukan dalam upaya politik uang,”jelasnya.

Bahkan Taufik mengatakan, ketika amplop itu dibagikan untuk kepentingan saksi maka tidak ada hal yang dilanggar.

“Saya langsung komunikasi dengan pihak Bawaslu terkait hal ini. Pihak Bawaslu mengatakan ke saya kalau memang amplop berisi uang itu untuk kepentingan saksi maka tidak ada masalah,” kata Taufik.

Bahkan sampai berita ini diturunkan Taufik mengatakan kalau anak buahnya Charles Lubis masih menjalani proses pemeriksaan di Polres Jakarta Utara.

Sementara itu seperti di ketahui, Bawaslu Jakarta Utara mengamankan seorang warga yang diduga terlibat politik uang. Saat ini Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Bawaslu Jakarta Utara masih memeriksa terduga pelaku.

“Ada satu orang yang ditangkap, warga biasa. Artinya, kelanjutannya saya belum tahu karena masih diproses,” kata Ketua Bawaslu Jakut Mochammad Dimyati di kantornya, Jalan Deli, Koja, Jakarta Utara, Selasa (16/4).

Dimyati mengatakan terduga yang ditangkap bernama Carles Lubis. Carles ditangkap di depan rumah Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik.

“Ketangkapnya 17.30 WIB di wilayah Warakas, di depan rumah Pak Taufik, di posko kemenangannya,” ujar Dimyati.

Petugas Sentra Gakkumdu Bawaslu Jakarta Utara mengamankan sejumlah amplop dari lokasi tersebut.

“Rencananya semalam mau ada kegiatan ngumpulin saksi-saksi, RW yang jadi korwil,”katanya.

Recent Posts

Kemenhaj Minta Jemaah Umtah Tenang Atas Terdampaknya Penerbangan Akibat Abu Vulkanik

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengambil langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan,…

31 menit yang lalu

Kementan Ajak Alumni Peternakan Jadi Penggerak Hilirisasi dan Kesejahteraan Peternak

MONITOR, Purwokerto – Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak perguruan tinggi, alumni, dan dunia usaha memperkuat kolaborasi…

1 jam yang lalu

Panen Demplot Pupuk Hayati Cair Organik di Kabupaten Bandung Naikkan Produksi Padi

MONITOR, Bandung – Para petani di Ciparay Kabupaten Bandung sumringah. Produksi padi yang menerapkan pupuk…

4 jam yang lalu

Wamenhaj Tekankan Revitalisasi KBIHU dan Pelindungan Jemaah dari Travel Bermasalah

MONITOR, Yogyakarta - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Republik Indonesia menekankan pentingnya penguatan pelindungan…

8 jam yang lalu

Prodi K3 Polteknaker Raih Akreditasi Unggul dari LAM-PTKes

MONITOR, Jakarta - Program Studi Sarjana Terapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker)…

24 jam yang lalu

Kemenhaj Gelar CAT PPIH 2027 Non Nakes Serentak, Gandeng BKN untuk Perkuat Transparansi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah menggandeng Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam pelaksanaan Computer…

2 hari yang lalu