Tiga Langkah Majukan Pariwisata Garut Ala Menpar

1023
Menpar Arief Yahya saat membuka acara Gebyar Pesona Budaya Garut

MONITOR, Garut – Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya meminta tiga langkah untuk memajukan pariwisata di Kabupaten Garut, Jawa Barat (Jabar), melalui pengembangan pariwisata digital.

“Garut ini adalah Kabupaten dengan acara pariwisata terbanyak tahun ini, ada 123 acara, mengungguli Banyuwangi yang hanya 99 acara. Ini adalah kekuatan Garut,” kata Menpar Arief Yahya saat membuka acara Gebyar Pesona Budaya Garut, di Alun-alun Garut, Jawa Barat, Sabtu (6/4/2019).

Dengan keunggulan, lanjut Menpar, Garut harus memiliki terobosan lain. Ia meminta 3 hal untuk dipromosikan Garut yang mengajak anak-anak muda kaum milenial.  Pertama, dengan memperbanyak tempat-tempat tujuan yang indah di Garut dan tujuan penerbangan menggunakan digital media atau media sosial agar mendunia. Kedua, dengan membangun 3 tujuan digital tahun ini yang disesuaikan dengan ciri khas militer. Usul yang generasi, tambahnya, adalah dalam hal pengembangan sumber daya manusianya.

“Agar anak-anak muda di Garut yang telah lulus program studi agar segera disertifikasi di bidang pariwisata dengan tingkat ASEAN,” kata Menpar. Ia juga meminta Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Kementerian Pariwisata, Dadang Rizki Ratman agar menindaklanjuti pertanyaan tersebut.

Kabupaten Garut menggelar Festival Gebyar Pesona Budaya Garut (GPBG) 2019 yang berlangsung pada 6-7 April 2019 di Alun-alun Garut, Jawa Barat.

Rangkaian acara telah dimulai pukul 08.00 WIB yang diisi oleh berbagai pertunjukan musik senior, tari, pawai, dan bazar. Acara juga dimeriahkan dengan koleksi dunia untuk permainan alat musik celantung terbanyak yang dibawakan oleh 206 siswa dari Kecamatan Selaawi selama 10 menit.

Secara resmi GPBG 2019 diluncurkan oleh Menteri Pariwisata dengan penabuhan gendang bersama didampingi Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Ferdiansyah, Bupati Kabupaten Garut Rudi Gunawan, Kadisparbud Jawa Barat Deddy Tufiqurrohman, Ketua DPRD Garut Ade Ginanjar, dan diundang duta besar sahabat. Setelah penabuhan gendang, acara pembukaan ditandai dengan pelepasan 206 burung pipit.

Selain meresmikan pembukaan Festival Gebyar Pesona Budaya Garut 2019, Menteri Pariwisata juga meluncurkan set menu khas Kabupaten Garut. Mulai tahun ini, restoran dan hotel di Garut akan menyediakan menu khas Kabupaten Garut.

“Ada Burayot dan Dodol sebagai makanan pembuka, Nasi Liwet Domba Garut sebagai makanan utama, dan Es Goyobod untuk menu makanan pemilihannya,” jelas Menpar.

Gebyar Pesona Budaya Garut 2019 digelar dalam rangka memperingati HUT Kabupaten Garut yang ke-206 yang diperingati setiap 16 Februari 2019. Dengan mengangkat tema “Garut Tandang Ngahibarkeun Dangiang”, Kabupaten Garut memilih melestarikan budaya untuk dipilih oleh mancanegara.

Bupati Garut, Rudi Gunawan, mengatakan ada 123 acara budaya, kesenian, dan pendidikan yang telah disiapkan sepanjang tahun ini. “Gebyar Pesona Budaya Garut 2019 menjadi acara budaya berbasis ekonomi yang berhasil menciptakan sinergitas akselerasi kemajuan budaya untuk kekuatan ekonomi nasional,” kata Rudi.