POLITIK

Workshop Anggota DPRD Wilayah Luar Jawa, PDIP Paparkan Pembangunan Industri 4.0 Maritim

MONITOR, Makassar – Dewan Pengurus Pusat (DPP) PDIP menggelar Workshop Anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan Wilayah Luar Jawa membahas implementasi Industri 4.0 di Sektor Maritim di Hotel Clarion Makassar, Rabu-Kamis, (6-7 Maret 2019).

Ketua Bidang Maritim DPP PDIP Perjuangan, Prof. Rokhmin Dahuri dalam paparannya “Peta Jalan Pembangunan Kelautan Berbasis Industri 4.0 menuju Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia” ketua Masyarakat Akuakultur Indonesia itu memaparakan tentang peta jalan kehidupan menuju Indonesia menjadi poros maritim dunia, dan aplikasi industri 4.0 dalam pembangunan kelautan menuju Indonesia poros maritim dunia.

“Kehadiran revolusi industri 4.0 untuk ekonomi kemaritiman dan kelautan bisa meningkatkan efektivitas, produktifitas, keuntungan dan daya saing. Apalagi di era global sekarang suatu bangsa yang maju adalah yang bisa menghasilkan produk berdaya saing,” ujar Guru Besar Fakultas Perikanan IPB itu.

Prof. Rokhmin menegaskan jika kader PDIP di daerah khususnya yang duduk di kursi legislatif harus mendorong komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang merata dan adil, tidak boleh hanya dinikmati segelintir orang.

“Rakyat kecil harus diberi modal, pendidikan dan pelatihan teknologi informasi terapan, akses pasar, sehingga usaha modern yang menguntungkan bukan hanya dikerjakan oleh orang yang segelintir tapi oleh semua rakyat Indonesia,” tegasnya.

Sebagai informasi, Workshop Anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan Wilayah Luar Jawa dihadiri oleh 400 peserta dari wilayah Indonesia Tengah dan Timur. Acara tersebut dibuka oleh Wakil Ketua DPR sekaligus wakil sekjen DPP PDIP, Utut Adianto.

Adapun narasumber yang hadir antara lain Dr. Teguh Setiabudhy (Kepala Badan PSDM, Kemendagri), Prof. Rully Indrawan (Deputi KemenKop dan UKM, Dr. Hasanuddin Atjo (Kepala Dinas KP Prov. Sulteng), Edwin (Ketua DPRD Provinsi Maluku), Gubernur Maluku, Bupati Buru Selatan, Walikota Baubau, Bupati Manokwari Selatan, dan Tigor (Presdir PT. Bomar, industri pengolahan udang terbesar di KTI).

Recent Posts

Dari Timah ke Kopi Liberika, Harapan Baru Ekonomi Masyarakat Bangka Belitung

MONITOR, Bangka – Sejarah Pulau Bangka tidak dapat dipisahkan dari timah. Sejak masa kolonial, komoditas…

9 menit yang lalu

Warga Samadua Tolak Perusahaan Tambang, Ketua DPRK Aceh Selatan Ikut Tandatangani Petisi

MONITOR, Aceh Selatan - Ribuan warga dari sejumlah gampong terdampak berkumpul di Masjid Jami' Al…

52 menit yang lalu

Hari Kemerdekaan: Masihkah Dua Puluh Persen untuk Pendidikan

Maria Ulfa(Dosen Ilmu Susastra, Prodi Sastra Inggris Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)…

2 jam yang lalu

Pesta Rakyat HUT Ke-81 RI di Monas Jadi Panggung Perkuatan Ekonomi UMKM

MONITOR, Jakarta — Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dimeriahkan salah satunya…

1 hari yang lalu

Respon Pidato Prabowo, Prof Rokhmin: Pertumbuhan Ekonomi Harus Berujung pada Lapangan Kerja dan Kesejahteraan

MONITOR, Jakarta – Pertumbuhan ekonomi dan berbagai capaian pembangunan yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam…

2 hari yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Standar Layanan Publik bagi Pengusaha UMKM

MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat standar pelayanan publik untuk…

2 hari yang lalu