MEGAPOLITAN

Tolak Cawagub DKI yang Poligami, Ini Penjelasan Orang Betawi

MONITOR, Jakarta – Penolakan terhadap calon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta asal PKS oleh orang Betawi semangkin gencar. Setelah penolakan dilontarkan salah satu ormas Betawi yakni Forum Betawi Rempug (FBR), kini penolakan muncul dari Barisan  Betawi Milenial (BBM).

Ketua BBM Muhidin Mukhtar mengatakan, pihaknya akan meminta para wakil rakyat Jakarta menolak cawagub DKI yang melakukan poligami. Pasalnya dari informasi yang diterimanya, dari cawagub yang diajukan PKS diduga ada yang melakukan praktik poligami.

“Kalau memang terbukti ada dari cawagub PKS yang berpoligami. Kalangan wakil rakyat Jakarta harus menolak cawagub ini. Dan kalau bisa larangan cawagub bepoligami harus dimasukan dalam tata tertib (tatib) pemilihan Wagub DKI oleh dewan,” ungkap Muhidin kepada MONITOR.

Dikatakan Muhidin, penolakannya terhadap cawagub DKI yang berpoligami bukan tanpa alasan, disebutkan Muhidin pada umumnya praktek poligami mengakibatkan ketidak adilan. Disisi lain, belum pernah ada sejarahnya gubernur ataupun wakil gubernur DKI Jakarta yang berpoligami.

“Memperjuangkan keadilan dan penghapusan diskriminasi harus dimulai dari keluarga dan rumah. Maka, untuk mewujudkan hal itu, pihaknya menentang praktik poligami,” ujarnya.

Muhidin pun menyebut, Islam tidak melarang poligami asalkan sesuai dengan syarat dan ketentuan yg berlaku.Tapi Islam juga tidak menganjurkan poligami.

“Harusnya yang bersangkutan berani mengumumkannya kepada publik biar rakyat yang menilai tanpa harus berusaha menutup-nutupi bahkan matiaan membantah,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPW PKS Jakarta Syakir Purnomo dan Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi, belum memberikan tanggapan terkait adanya kabar kalau diantara cawagub yang diusulkan PKS diduga telah melakukan poligami.

Recent Posts

Di Kairo, Kemenag Perkenalkan Ekoteologi sebagai Solusi Krisis Global

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama memperkenalkan konsep ekoteologi dan peran agama sebagai sumber harmoni sosial.…

2 jam yang lalu

Kembali ke Sekolah Masa Kecil, Wamenhaj Dahnil Bantu Korban Banjir Aceh

MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak, kembali hadir di…

5 jam yang lalu

Madrasah Diniyah Takmiliyah Terintegrasi di Sekolah

SuwendiDosen UIN Jakarta, Sekretaris PP ISNU, dan Penulis Buku “Sejarah dan Kebijakan Pendidikan Islam Indonesia”…

11 jam yang lalu

Menag Salurkan Bantuan Rp596 Juta untuk Madrasah, Guru dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menyalurkan bantuan senilai Rp596 juta untuk mendukung pemulihan madrasah, guru,…

12 jam yang lalu

Prof. Rokhmin: Swasembada Pangan Harus Mencakup Protein Hewani

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI, Prof. Rokhmin Dahuri menegaskan bahwa swasembada pangan…

14 jam yang lalu

Menag Ajak Tokoh Masyarakat Sikapi Dinamika Sosial Secara Arif dan Dewasa

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak tokoh masyarakat dan umat beragama untuk menyikapi…

15 jam yang lalu