Tolak Cawagub DKI yang Poligami, Ini Penjelasan Orang Betawi

1018
Ketua BBM Muhidin Mukhtar

MONITOR, Jakarta – Penolakan terhadap calon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta asal PKS oleh orang Betawi semangkin gencar. Setelah penolakan dilontarkan salah satu ormas Betawi yakni Forum Betawi Rempug (FBR), kini penolakan muncul dari BarisanĀ  Betawi Milenial (BBM).

Ketua BBM Muhidin Mukhtar mengatakan, pihaknya akan meminta para wakil rakyat Jakarta menolak cawagub DKI yang melakukan poligami. Pasalnya dari informasi yang diterimanya, dari cawagub yang diajukan PKS diduga ada yang melakukan praktik poligami.

“Kalau memang terbukti ada dari cawagub PKS yang berpoligami. Kalangan wakil rakyat Jakarta harus menolak cawagub ini. Dan kalau bisa larangan cawagub bepoligami harus dimasukan dalam tata tertib (tatib) pemilihan Wagub DKI oleh dewan,” ungkap Muhidin kepada MONITOR.

Dikatakan Muhidin, penolakannya terhadap cawagub DKI yang berpoligami bukan tanpa alasan, disebutkan Muhidin pada umumnya praktek poligami mengakibatkan ketidak adilan. Disisi lain, belum pernah ada sejarahnya gubernur ataupun wakil gubernur DKI Jakarta yang berpoligami.

“Memperjuangkan keadilan dan penghapusan diskriminasi harus dimulai dari keluarga dan rumah. Maka, untuk mewujudkan hal itu, pihaknya menentang praktik poligami,” ujarnya.

Muhidin pun menyebut, Islam tidak melarang poligami asalkan sesuai dengan syarat dan ketentuan yg berlaku.Tapi Islam juga tidak menganjurkan poligami.

“Harusnya yang bersangkutan berani mengumumkannya kepada publik biar rakyat yang menilai tanpa harus berusaha menutup-nutupi bahkan matiaan membantah,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPW PKS Jakarta Syakir Purnomo dan Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi, belum memberikan tanggapan terkait adanya kabar kalau diantara cawagub yang diusulkan PKS diduga telah melakukan poligami.