POLITIK

LSI Sebut Jokowi-Ma’ruf Amin Menang Telak 5-1 atas Prabowo-Sandi

MONITOR, Jakarta – Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil survei soal pegesaran dukungan Pilpres di enam kantong suara, yakni kantong suara muslim, minoritas, wong cilik, emak-emak, terpelajar dan milenial. Hasilnya pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin menang telak 5-1 di enam kantong suara tersebut.

Peneliti senior LSI Adjie Alfaraby mengatakan, kantong kelima yang penting adalah kantong pemilih kalangan terpelajar. Populasi pemilih ini hanya sebesar 11,5 persen

“Namun sekali lagi dalam pertarungan elektoral yang ketat, populasi 11,5 persen cukup signifikan. Selain itu pemilih kaum terpelajar cukup penting karena kemampuan mereka mempengaruhi opini publik,” ujarnya saat memaparkan hasil rilis LSI.

Di kantong pemilih terpelajar, Prabowo-Sandi unggul dibanding pasangan Jokowi-Ma’ruf. Dukungan Prabowo-Sandi di pemilih terpelajar mencapai 44,2 persen. Sementara dukungan terhadap Jokowi-Ma’ruf di kantong pemilih ini sebesar 37,7 persen.

Adjie memaparkan, unggulnya pasangan Jokowi-Ma’ruf terhadap Prabowo-Sandi didasari oleh keunggulan pada kantong-kantong pemilih penting. Kantong pertama yang penting adalah kantong pemilih Muslim. Pemilih muslim adalah pemilih mayoritas dengan populasi kurang lebih 85 persen.

“Jokowi-Ma’ruf masih unggul di pemilih muslim dengan dukungan sebesar 49,5 persen. Sementara Prabowo-Sandi memperoleh dukungan sebesar 35.4 persen. Ada sebesar 15,1 persen pemilih Muslim yang masih belum menentukan pilihan. Meski unggul, Jokowi-Ma’ruf hanya unggul dengan selisih di bawah 15% di kantong pemilih Muslim,” paparnya.

Pada kantong ketiga yakni pemilih wong cilik. Survei menunjukkan bahwa sebesar 50,3% pemilih masuk kategori ini. Data Januari 2019 menunjukkan bahwa, Jokowi-Ma’ruf unggul telak di segmen pemilih ini. Jokowi-Ma’ruf memperoleh dukungan sebesar 58,4 persen.

“Sementara Prabowo-Sandi memperoleh dukungan sebesar 24,7 persen. Dengan dukungan tersebut, terlihat selisih elektabilitas kedua pasangan calon mencapai di atas 30 persen di pemilih wong cilik,” bebernya.

Di kantong pemilih emak-emak, pasangan Jokowi-Ma’ruf juga unggul telak dibanding pasangan Prabowo-Sandi. Dukungan terhadap Jokowi-Ma’ruf di pemilih emak-emak mencapai 57,0 persen. Sementara dukungan terhadap pasangan Prabowo-Sandi di pemilih emak-emak sebesar 27,8 persen.

“Dari enam kantong pemilih penting di atas, dapat disimpulkan bahwa keunggulan Jokowi-Ma’ruf terhadap Prabowo-Sandi saat ini didasari pada keunggulan Jokowi-Ma’ruf di 5 kantong pemilih penting yaitu pemilih muslim, pemilih minoritas, pemilih wong cilik, pemilih emak-emak, dan pemilih millennial,” kata Adjie.

Sementara satu kantong pemilih penting lainnya yaitu pemilih kaum terpelajar, Jokowi-Ma’ruf kalah dari Prabowo-Sandi. Artinya jika dibuatkan skor dari enam kantong tersebut, Jokowi-Ma’ruf menang 5-1 dari pasangan Prabowo-Sandi.

Recent Posts

Wamenaker Tekankan Penguatan Kompetensi dan Kemampuan Bahasa untuk Perluas Peluang Kerja

MONITOR, Yogyakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menekankan pentingnya penguatan kompetensi dan kemampuan…

5 jam yang lalu

AAWC 2026, Prof Rokhmin dorong Kerja Sama Asia-Pasifik Perkuat Ketahanan Air dan Adaptasi Perubahan Iklim

MONITOR, Vientiane, Laos – Anggota Komisi IV DPR RI sekaligus Menteri Kelautan dan Perikanan RI…

11 jam yang lalu

Tegas, Kemenhaj Ancam Cabut Izin Hingga Pidanakan Travel Nakal Penelantar Jemaah

MONITOR, Medan - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia menegaskan komitmennya untuk melindungi para…

18 jam yang lalu

Kementerian UMKM Perluas Pasar Pengusaha Kopi Terdampak Bencana Lewat ICX Medan

MONITOR, Medan – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus memperkuat upaya pemulihan ekonomi…

23 jam yang lalu

Waka Komisi IX DPR Soal Putusan MK: MBG Harus Terus Berkelanjutan Demi Investasi SDM Unggul RI

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini menanggapi putusan Mahkamah Konstitusi…

1 hari yang lalu

Eksploitasi Manusia dan Perbudakan Modern Makin Berkembang, Ketua Komisi HAM DPR Usul Revisi UU TPPO

MONITOR, Jakarta - Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya berbicara soal pentingnya revisi Undang-Undang…

1 hari yang lalu