Pengamat politik Rocky Gerung
MONITOR, Jakarta – Pengamat politik Rocky Gerung hari ini diperiksa Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kamis (31/1). Ia dipanggil terkait kasus dugaan penistaan agama atas pernyataannya yang menyebut bahwa ‘kitab suci adalah fiksi’.
Beberapa rekannya turut bersimpati atas pemeriksaan Rocky Gerung. Beberapa menganggap, pemerintah berupaya mengintervensi dan menakut-nakuti para akademisi yang kritis terhadap kebijakan pemerintah.
Rocky Gerung memang dikenal sebagai akademisi yang piawai dalam berdebat. Terkait hal ini, Wasekjen DPP Demokrat Andi Arief mengatakan, dirinya siap menjembatani Presiden Jokowi untuk debat melawan Rocky Gerung.
“Saya siap menjadi moderator debat Pak Jokowi melawan Rocky Gerung, menurut anda siapa yang akan terkapar?” tanya Andi Arief, dalam laman Twitternya, Kamis (31/1).
Pernyataan Andi pun disambut oleh Ruhut Sitompul, eks politikus Demkrat yang kini pindah ke PDI Perjuangan. Dalam cuitannya, Ruhut sesumbar Rocky Gerung tidak selevel jika disandingkan bersama Jokowi.
Bahkan, Ruhut mengatakan dirinya pernah berhasil mengalahkan Rocky saat berdebat dengannya. “Rocky Gerung nggak level diadu debat sama Pak Jokowi, baru debat sama aku saja langsung KO ha ha ha, waktu itu pertanyaan aku di Metro TV. Apakah RG percaya adanya Tuhan dia langsung gagap yang nggak percaya adanya Tuhan kau banggakan,” kata Ruhut Sitompul menimpali.
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji…
MONITOR, Jepara - PT Indoraya Mitra Persada 168 (IMP 168) bersama PT Internasional Mitra Teknologi…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama mempercepat integrasi data internal untuk mempermudah layanan keagamaan kepada masyarakat,…
MONITOR, Jakarta - Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Selly Andriany Gantina menyatakan perlunya pembentukan…
MONITOR, Serang - Kepolisian Daerah (Polda) Banten resmi memulai pelaksanaan Operasi Keselamatan Maung 2026 dengan…
MONITOR, Jakarta - Kemenperin menegaskan bahwa secara institusional tidak mentoleransi praktik impor ilegal, manipulasi fasilitas…