Rahmat Mirzani Djausal
MONITOR, Bandar Lampung – Untuk merespon kritikan dan masukan terkait predikat kota besar terkotor yang disematkan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) kepada Kota Bandar Lampung, tokoh muda Lampung, Rahmat Mirzani Djausal mendorong pemerintah untuk membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus kebersihan.
Beberapa minggu terakhir Kota Bandar Lampung ramai diperbincangkan pasca pengumuman Piala Adipura pada (14/1/2019). Seyogyanya predikat tersebut dijadikan bahan evaluasi kebijakan kebersihan yang selama ini dijalankan pemerintah. Masyarakat mendukung setiap langkah yang dilakukan pemangku kebijakan yang berorientasi pada perbaikan dan kemajuan.
“Objektif atau tidaknya penilaian KLHK kita serahkan pada masyarakat Bandar Lampung, selebihnya kita berharap pemerintah melakukan terobosan untuk menata kebersihan kota yang memang belum maksimal. Kita bisa belajar ke daerah lain yang sudah sukses mengentaskan masalah kota besar beserta kebersiahannya. Salah satu caranya dengan membentuk satgas khusus kebersihan, kedepan kita akan memperjuangkan penerapannya,” jelas Rahmat Mirzani Djausal pada wartawan di Bandar Lampung, Selasa (22/1/2019).
Calon Anggota Legislatif DPRD Provinsi Lampung Dapil Bandar Lampug tersebut menambahkan Satgas kebersihan sangat dibutuhkan oleh kota-kota besar seperti Bandar Lampung. Masyarakat akan sangat mendukung jika pemerintah melakukan terobosan tersebut, karena memiliki banyak manfaat. “Sebagai Ibukota, Bandar Lampung adalah tolak ukur Provinsi Lampung. Maka perlu ada terobosan dalam mengatasi persoalan, kita akan terus perjuangkan perbaikan dan kemajuan masyarakat. Salah satunya dengan mendorong pembentukan Satgas kebersihan,” tegasnya.
Ditemui awak media, Rusli, tokoh masyarkat Teluk Betung, Bandar Lampung sangat mendukung langkah Rahmat Mirzani Djausal untuk membentuk satuan khusus pengelola kebersihan kota.
“Masyarakat sini sudah mendengar inisiasi pak Rahmat Mirzani Djausal untuk membentuk satuan kebersiahan per kelurahan. Sangat pas, untuk mengatasi persoalan sampah yang belum tertangani secara maksimal. Masyarakat Teluk Betung mendukung penuh niat dan komitmen tokoh muda kebanggaan Lampung tersebut untuk perbaikan Bandar Lampung,” jelas Rusli saat di wawancarai di Teluk Betung, Selasa (22/1/2019).
MONITOR, Jakarta - Untuk mengantisipasi peningkatan volume lalu lintas wisata dan silaturahmi yang terjadi di…
MONITOR, Jakarta - Namanya Alfira Rahmadani. Siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Asahan ini…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian gencar memacu pengembangan sentra industri kecil dan menengah (IKM) di…
MONITOR, jakarta - Fajirah Hasana Habeahan lulus Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025 di Universitas…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian semakin memacu kinerja industri furnitur dalam negeri guna menaikkan kontribusinya…
MONITOR, Sumatera - PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi…