OPINI

Menilai Debat Capres

Emrus Sihombing

Direktur Eksekutif Lembaga EmrusCorner

 

Debat, termasuk debat Capres, salah satu setting komunikasi, sebagai unjuk kemampuan antar peserta debat dalam rangka memperoleh penilaian dan atau dukungan publik. Selesai perdebatan, biasanya publik memberikan penilaian, bisa dalam bentuk skor kuantitatif, siapa yang menjadi pemenangnya. Setidaknya ada dua hal yang mempengaruhi penilaian publik kepada peserta debat.

Pertama, yang sudah “melekat” pada diri peserta debat. Ada empat unsur yang sudah melekat pada diri masing-masing peserta debat mempengaruhi penilaian publik kepada peserta debat, yaitu pertarungan popularitas, prestasi, rekam jejak dan reputasi. Oleh karena sudah melekat, publik telah memberikan penilain kepada peserta debat sebelum debat dilaksanakan.

Popularitas ini bisa dilihat dari dua aspek, yaitu popularitas dari sisi yang menguntungkan dan sisi merugikan bagi peserta debat. Yang menguntungkan, apabila publik telah menilai peserta debat sebagai orang yang populer terkait dengan perilaku keseharian yang sesuai dengan rasa nyaman publik. Yang merugikan, ya sebaliknya. Jadi, ada pertarungan popularitas.

Prestasi ini bisa dilihat selama memegang posisi atau suatu kepercayaan dari masyarakat. Jadi, tidak harus memegang jabatan presiden yang sedang dikontestasikan. Tetapi status sosial lain di bidang profesisosial lainya. Penilaian atas prestasi akan lebih baik bila itu merupakan yang luar biasa dan unik, tidak merupakan duplikasi dari tokoh tertentu. Jadi, prestasi hal penting juga.

Rekam jejak juga menentukan penilaian. Jika rekam jejak pelaku debat tervalidasi sebagai sosok yang baik atau senantiasa berada pada garis moral, etika dan hukum yang berlaku, maka lebih cenderung akan mendapat penilain subyektif yang positif dari publik. Demikian sebaliknya. Jadi, rekam jejak hal yang harus tetap terjaga.

Reputasi merupakan opini umum dari masyarakat tentang nama baik dari peserta debat. Nama baik peserta debat yang sudah tertanam di peta kognisi publik akan memberikan penilain positif terhadap tokoh tersebut. Demikian sebaliknya. Reputasi juga dipertaruhkan.

Kedua, yang terjadi di panggung debat saat perdebatan. Setidaknya juga ada empat unsur yang terjadi di pangung debat yang mempengaruhi penilai publik kepada pada peserta debat yaitu program, retorika, acting, dan rasionalitas,

Program harus menjawab persoalan publik. Peserta debat mendapat penilain bagus dari publik bila program tersebut konkrit, baik dari aspek capaian, pendanaan, proses dan interval waktu yang operasional. Demikian sebaliknya. Program ibarat “peluru” yang dilontarkan ke peta kognisi semua khlayak.

Dalam retorika ini, peserta debat akan mendapat penilaian yang baik dari khalayak bila ia betul-betul menguasai materi yang disampaikan, menarik perhatian dan menimbulkan simpati, serta dapat diterima akal sehat masyarakat. Demikian sebaliknya. Jadi, diperlukan strategi retorika yang jitu untuk dapat memenangkan pertarungan debat.

Acting. Ini juga perlu. Acting yang bagus akan mendapat pujian yang baik dari publik. Misalnya, cara berpakaian, berdiri, pandangan mata, posisi dan gerakan tangan serta kaki, intonasi suara, dan sebagainya. Demikian sebaliknya. Karena itu, acting harus dikelola dengan baik.

Argumentasi yang berbasis pada rasionalitas sangat penting. Misalnya, mengatakan bahwa hukum tajam ke bawah, tumpul ke atas. Pendapat ini harus disertai dukungan fakta, data, bukti hukum yang sudah teruji viliditasnya dan disertai dengan argumentasi yang rasional. Bila tidak, bisa mendapat serangan balik dari lawan debat.

Recent Posts

PBAK-PKKMB Syekh Manshur Diikuti 275 Mahasiswa, Ketua Kampus Titip Tiga Pesan

MONITOR, Pandeglang - Sebanyak 275 mahasiswa baru STAI dan STKIP Syekh Manshur Pandeglang mendapat tiga…

3 jam yang lalu

Prof. Rokhmin Dahuri Raih Aquaculture Lifetime Achievement Award di ICFA 2026

MONITOR, MIRI, SARAWAK - Prof. Dr. Ir. H. Rokhmin Dahuri, M.S. menerima Aquaculture Lifetime Achievement…

16 jam yang lalu

Wamen UMKM Pastikan Pengusaha Terdampak Bencana Pulih dan Naik Kelas

MONITOR, Padang – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berkomitmen memperkuat pendampingan bagi pengusaha…

18 jam yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Wantimpres Memiliki Peran Strategis dalam Memperkuat Kualitas Kebijakan Negara

MONITOR, Jakarta - Pelantikan 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) oleh Presiden Prabowo Subianto menjadi…

18 jam yang lalu

Rokhmin Dahuri: Ekonomi Biru Jadi Game Changer Indonesia Menuju 2045

MONITOR, Tanjungpinang - Indonesia dinilai memiliki modal strategis untuk memainkan peran lebih besar dalam ekonomi…

1 hari yang lalu

Tinjau Peserta TIH, Menaker Minta Buktikan Keunggulan Produk

MONITOR, Bekasi — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli meminta peserta Talent and Innovation Hub (TIH) memastikan…

1 hari yang lalu