PERTANIAN

Bantuan 40 Ton Benih Sumber Padi VUB untuk Tasikmalaya

MONITOR, Tasikmalaya – Balai Besar Penelitian Tanaman Padi Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian (Kementan) menyerahkan benih padi Varietas Unggul Baru (VUB) kepada petani dan penangkar melalui Gabungan Kelompok Petani (Gapoktan). Penyerahan ini merupakan program berkelanjutan dari program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (BEKERJA) yang digagas oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

“Totalnya 40 ton, tapi kami serahkan secara simbolis. Adapun VUB yang diserahkan terdiri atas Varietas Inpari 30 Ciherang Sub-1, Inpari 42 Agritan Green Super Rice dan Situbagendit. VUB ini juga memiliki keunggulan potensi hasil tinggi, pulen dan memiliki ketahanan terhadap beberapa penyakit utama padi,” kata Kepala BB Padi Sukamandi, Priatna Sasmita, Sabtu (12/1).

Priatna mengatakan, penyerahan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mengganti penggunaan VUB lama karena ketahanannya terhadap Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) sudah tidak efektif. Untuk itu, penggantian VUB yang baru diprediksi mampu meningkatkan potensi hasil produksi padi secara nyata.

Untuk diketahui, varietas Inpari 32 HDB memiliki keunggulan dan potensi hasil tinggi sebanyak 8,42 ton per ha. Beras ini juga dikenal pulen dan tahan penyakit kresek (HDB=Hawar Daun Bakteri), sedangkan varietas Inpari 42 Agritan GSR (Green Super Rice) memiliki keunggulan tinggi, yakni 10,58 ton per ha serta relatif tahan terhadap penyakit kresek (HDB).

Menurut Priatna, varietas ini sangat ramah lingkungan karena penggunaan bahan kimia seperti pupuk dan pestisida relatif sedikit. Hal ini sebagai dampak dari implikasi adaptasi yang baik dan tahan terhadap beberapa OPT.

Varietas lainnya Situbagendit, merupakan padi gogo yang dapat beradaptasi baik terhadap kondisi sawah (basah) maupun lahan kering atau bersifat Amfibi. Varietas ini juga relatif tahan penyakit kresek.

“Benih ini memiliki kategori kelas pokok yang sangat bagus. Oleh karena itu, jika sebanyak 40 ton benih tersebut ditangkarkan semuanya pada luasan 2000 hektare, maka bukan tidak mungkin mampu mencukupi kebutuhan benih Tasikmalaya dengan luas baku lahan sawah 51.297 ha dan luas tanam 144.239 ha per tahun,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Tasikmalaya Roni A. Sahroni mengapresiasi langkah Menteri Pertanian yang memberi bantuan benih padi VUB untuk petani di Tasikmalaya.

“Saya berharap agar semua petani di Tasikmalaya pada musim mendatang sudah menanam padi VUB, sehingga bisa mendongkrak produktivitas padi dan pendapatan petani di Tasikmalaya,” katanya.

Sebelumnya Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pertanian atas semua bantuan yang diberikan. Dia berharap, dengan bantuan ini para petani di Jawa Barat lebih sejahtera dan mampu juara secara lahir dan batin.

“Program ini sangat bermanfaat khusunya untuk meningkatkan kesejahteraan petani di jabar secara lahir dan batin. Sekali lagi, saya mendukung program ini karena Jabar harus juara lahir batin. Untuk itu, kami akan naikan anggaran pertanian menjadi prioritas ke 4 di Jawa Barat,” pungkasnya.

_*Biro Humas dan Informasi Publik*_
*Kementerian Pertanian*

Recent Posts

GODF 2026 Qingdau, Prof Rokhmin beberkan Potensi Akuakultur RI dan Tantangan Pembiayaan

MONITOR - Indonesia memiliki potensi ekonomi akuakultur yang diperkirakan mencapai US$210 miliar per tahun, namun…

6 jam yang lalu

Ekoteologi Kampus PTKIN Terus Mendapat Pengakuan Nasional, Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

MONITOR, Jakarta – Ekosistem pendidikan Islam di bawah naungan Kementerian Agama kembali menorehkan tinta emas…

9 jam yang lalu

BM PAN Konsolidasikan Pengurus 2026–2031, Slamet Ariyadi Serukan Satu Komando

MONITOR, Jakarta - Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) menggelar Meet and Greet Pengurus…

15 jam yang lalu

Kekerasan OPM Tewaskan Sopir Angkutan Masyarakat, TNI Perkuat Pengamanan Dan Kejar Pelaku

MONITOR, Jakarta - Kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali melakukan aksi kekerasan terhadap masyarakat…

16 jam yang lalu

Kementerian UMKM Dampingi Usaha Menengah Menuju IPO melalui RISE TO IPO 2026

MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus mendorong usaha menengah untuk…

17 jam yang lalu

Prof Rokhmin Dahuri Tinjau Industri Perikanan Modern China, Dorong Penguatan Ekonomi Biru Indonesia

MONITOR, QINGDAO, CHINA - Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) University, Prof. Dr. Ir. Rokhmin…

19 jam yang lalu