Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah
MONITOR, Jakarta – Beredarnya kembali fenomena prostitusi online terutama di kalangan artis menuai perhatian Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah. Apalagi, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kini tengah disibukkan dengan kampanye program yang berkaitan dengan isu moralitas.
Fahri mengingatkan, PSI seharusnya tidak sibuk membuat negara menjadi kacau. Sebab, ia menilai PSI belakangan kerap mencetuskan kebijakan yang memisahkan aturan agama dalam suatu negara.
“Orang-orang ini kualat sama syariat. Sok anti syariat lalu disibukkan oleh isu moral. Coba kalau kalian sadar dan bersihkan hati. Insya Allah negara ini tenteram. Kelakuan kalian yang bikin negara kacau. Sok mau pisahkan agama dari negara lah. Padahal agama menolong negara ini,” ujar Fahri menyindir PSI, melalui laman media Instagramnya, Selasa (8/1).
Politikus PKS ini menegaskan, sejatinya agama dalam negara merupakan solusi, baik di dalam sektor politik, budaya maupun ekonomi. Lebih jauh, Fahri mencemoh partai besutan Grace Natalie itu tengah didera isu prostitusi online.
“Apa sih susahnya menerima agama dalam politik? Dalam budaya dan dalam ekonomi? Agama itu solusi, kelakuan kalian yang bermasalah. Kapasitas kalian yang gak beres. Isu anti poligami belum reda akhirnya kita dilanda isu prostitusi online. Santai aja pada agama napa?” sindir Fahri.
MONITOR, Brebes - Dosen Sekolah Pascasarjana sekaligus Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu…
MONITOR, Brebes - Ratusan pengasuh pondok pesantren se-Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, mendeklarasikan komitmen bersama mewujudkan…
Oleh:Ramadhan, M.A.(Ketua PB PMII Bidang Ekonomi dan Investasi) Pemerintahan era baru selalu datang dengan janji…
MONITOR, Ciputat – Kemunculan informasi mengenai Hantavirus yang ramai diperbincangkan di media sosial memunculkan kekhawatiran…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi menyoroti pengelolaan kepesertaan Program Jaminan Kesehatan…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah meyakini Undang-Undang tentang Perubahan Ketiga atas…