Presiden Jokowi didampingi Menhub, Gubernur DKI, dan Ketua DPRD DKI meninjau Depo MRT, di Lebak Bulus, Jakarta, Selasa (6/11)
MONITOR, Jakarta – Presiden Joko Widodo mengatakan, transportasi dan lalu lintas harus dikelola dengan baik. Hal ini untuk mencegah kemacetan total lalu lintas di wilayah Jabodetabek.
Diantara fenomena itu, Jokowi justru merasa tertantang dengan adanya pembangunan Mass Rapid Transit (MRT), Light Rail Transit (LRT), Trans Jakarta, kereta bandara, dan juga kereta commuter. Ia meyakini transportasi publik tersebut akan membantu mengatasi kemacetan di Jabodetabek.
“Ke depan saya kira pengelolaan moda-moda transportasi yang ada ini semuanya harus terkelola dengan baik,” ujar Jokowi saat menyampaikan pengantar pada Rapat Terbatas tentang Pengelolaan Transportasi Jabodetabek di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (8/1) siang.
Jokowi mengakui, saat ini sejumlah sarana transportasi yang dimiliki oleh Kementerian PUPR, Pemprov DKI DKI Jakarta, Pemprov Banten, dan Jawa Barat, pengelolaannya tidak lagi terintegrasi. Sehingga, hal itu berkaitan erat dengan pemeliharaan yang sering banyak saling menunggu.
Lebih jauh ia menginginkan, segala hal yang berkaitan dengan intra moda maupun antarmoda semuanya terintegrasi.
“Sehingga mobil-mobil yang ada di jalanan betul-betul bisa berkurang secara besar-besaran,” ujar Presiden Jokowi.
MONITOR, Bandung - Suasana haru dan penuh semangat Ramadan terasa di Masjid Ibnu Umi Maktum,…
MONITOR, Jakarta - Direktorat Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj)…
MONITOR, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memimpin jalannya Sidang Debottlenecking yang ke-5…
MONITOR, Jakarta - Program Masjid Ramah Pemudik mulai beroperasi di sejumlah wilayah. Di Bekasi misalnya,…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia melalui Staf Teknis Urusan Haji terus…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi V DPR RI Novita Wijayanti mendorong PT ASDP Indonesia Ferry…