Jokowi Ingin Moda Transportasi Umum di Jabodetabek Terintegrasi

1003
Presiden Jokowi didampingi Menhub, Gubernur DKI, dan Ketua DPRD DKI meninjau Depo MRT, di Lebak Bulus, Jakarta, Selasa (6/11)

MONITOR, Jakarta – Presiden Joko Widodo mengatakan, transportasi dan lalu lintas harus dikelola dengan baik. Hal ini untuk mencegah kemacetan total lalu lintas di wilayah Jabodetabek.

Diantara fenomena itu, Jokowi justru merasa tertantang dengan adanya pembangunan Mass Rapid Transit (MRT), Light Rail Transit (LRT), Trans Jakarta, kereta bandara, dan juga kereta commuter. Ia meyakini transportasi publik tersebut akan membantu mengatasi kemacetan di Jabodetabek.

“Ke depan saya kira pengelolaan moda-moda transportasi yang ada ini semuanya harus terkelola dengan baik,” ujar Jokowi saat menyampaikan pengantar pada Rapat Terbatas tentang Pengelolaan Transportasi Jabodetabek di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (8/1) siang.

Jokowi mengakui, saat ini sejumlah sarana transportasi yang dimiliki oleh Kementerian PUPR, Pemprov DKI DKI Jakarta, Pemprov Banten, dan Jawa Barat, pengelolaannya tidak lagi terintegrasi. Sehingga, hal itu berkaitan erat dengan pemeliharaan yang sering banyak saling menunggu.

Lebih jauh ia menginginkan, segala hal yang berkaitan dengan intra moda maupun antarmoda semuanya terintegrasi.

“Sehingga mobil-mobil yang ada di jalanan betul-betul bisa berkurang secara besar-besaran,” ujar Presiden Jokowi.