BERITA

Rini Soemarno: Langkah Said Didu enggak mewakili pemegang saham

MONITOR, Jakarta – Tindakannya yang dianggap kerap tidak mewakili sikap pemegang saham, menjadi salah satu penyebab Said Didu dicopot dari jabatannya sebagai Komisaris PT Bukit Asam Tbk.

“Jadi banyak dalam bicara dalam langkah Pak Said Didu enggak mewakili pemegang saham,” kata Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, di Masjid Kementerian BUMN, Jakarta, Senin, 31 Desember 2018.

Menurut dia, seharusnya komisaris berfungsi menjaga dan mengawasi direksi untuk menjalankan kepentingan pemegang saham. Oleh karena itu, semestinya komisaris mesti memiliki pemikiran yang sejalan dengan pemegang saham.

“Jadi tujuannya adalah perusahaan harus semakin baik, juga cara kita dengan masyarakat bagaimana, pemikiran tentang perusahaan seperti apa, dan komunikasi ke publik seperti apa. Simpel saja,” kata Rini.

Jumat pekan lalu, PT Bukit Asam menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Rapat itu salah satunya memutuskan Said Didu tidak lagi menjabat sebagai komisaris perusahaan berkode PTBA di Bursa Efek Indonesia itu.

“Iya betul diberhentikan dari jabatan komisaris Bukit Asam,” kata Corporate Secretary PT Bukit Asam, Suherman saat dihubungi, Jumat, 28 Desember 2018.

Suherman mengatakan, agenda pertama RUPSLB mengevaluasi kinerja PTBA sampai dengan triwulan III 2018. Selain itu, RUPSLB juga mengagendakan pergantian pengurus.

Sebelumnya akun Twitter @saididu mengunggah ihwal keputusan pergantian pengurus PTBA itu. “Sesuai keputusan RUPSLB PTBA hari ini saya diberhentikan sebagai Komisaris PTBA,” kata akun @saididu.

Said Didu menyebutkan salah satu alasan pencopotan dirinya karena dianggap sudah tidak sejalan dengan pemegang saham Dwi Warna atau Menteri Badan Usaha Milik Negara. “Hari Ini saya merasa terhormat karena, satu, dilakukan RUPS Luar Bisa PPTBA dengan agenda tunggal memberhentikan saya dan kedua, alasan pemberhentian saya karena dianggap tidak dengan pemilik saham Dwi Warna (Menteri BUMN),” tulis akun itu.

Recent Posts

Halal Bihalal Alumni IPB: Pof Rokhmin Tekankan Kebangkitan Umat Berbasis Iman, Ilmu, dan Akhlak

MONITOR, Bogor - Alumni IPB Kota Bogor menggelar Kegiatan Halal Bihalal yang berlangsung dalam suasana…

9 jam yang lalu

Kemnaker Perluas Kesempatan Kerja Disabilitas lewat Pelatihan Wirausaha

MONITOR, Bantul - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperluas kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas melalui pelatihan…

12 jam yang lalu

Komite II DPD RI Dukung Penguatan Inseminasi Buatan, Kementan Genjot Produktivitas Ternak Nasional

MONITOR, Lembang — Upaya pemerintah dalam memperkuat layanan reproduksi ternak melalui program inseminasi buatan (IB) mendapat…

12 jam yang lalu

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Kemnaker Tekankan Tahap Akhir Penentu Sertifikat dan Uang Saku

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengingatkan seluruh peserta, operator perusahaan, dan mentor Program Magang Nasional…

19 jam yang lalu

Harga BBM Naik, Pemerintah Dinilai PHP Rakyat

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam mengkritik langkah Pemerintah yang menaikkan…

24 jam yang lalu

Industri AMDK Perkuat Pengelolaan Air Berkelanjutan dan Dorong Kontribusi Ekonomi Nasional

MONITOR, Jakarta – Industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) terus menegaskan posisinya sebagai sektor strategis yang…

1 hari yang lalu