BERITA

Kapolri: KKB Caper!

MONITOR, Jakarta – Aksi yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) beberapa waktu terakhir membuat mendapat kecaman dari masyarakat Indonesia.

Terakhir, aksi kejinya membantai 31 pekerja proyek jembatan Transpapua membuat gempar masyarakat dan berujung pada tindakan tegas aparat keamanan. Petugas gabungan yang terdiri dari TNI-Polri memburu kelompok tersebut.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian, menilai apa yang dilakukan hanya bertujuan mencari perhatian nasional maupun internasional. Hal ini cukup beralasan, lantaran Tito sebagai orang yang sudah mengenal wilayah Papua dan pernah menjabat sebagai Kapolda Papua.

“Tujuan akhirnya apa? Tidak lain adalah dialog, syukur-syukur bagi mereka melibatkan pihak ketiga,” kata Tito dalam paparanya di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Kamis 27 Desember 2018.

Dengan begitu, lanjut Tito, publik melalui media diharapkan jangan mengikuti gendang tarian KKB, yang memang bertujuan untuk meraih simpati masyarakat baik lokal maupun internasional. “Mereka itu akan mengeksploitasi masalah apapun,” ujarnya.

Jenderal kelahiran Palembang 54 tahun silam ini berpandangan, bahwa sebetulnya akar persoalan di Papua adalah kesejahteraan. Hal itu sangat terlihat ketika Manokwari, Papua Barat bisa lebih kondusif dibanding daerah lainya di Papua.

“Padahal benih dan awalnya muncul gerakan separatis itu di daerah Kepala Burung (Manokwari, Papua Barat), makanya mereka (KKB) berada di gunung-gunung itu terisolasi,” urai Tito.

Sebab itulah, sambung Tito, Presiden Joko Widodo bersikeras untuk membangun Trans Papua sehingga alur logistik maupun akses ke daerah-daerah yang terisolir dapat terjangkau.

Recent Posts

Menaker: Hubungan Industrial Harus Dibangun atas Dasar Kepedulian

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, menegaskan hubungan industrial harus dibangun atas dasar kepedulian…

12 menit yang lalu

Akses Masuk Tol Layang MBZ ke Arah Cikampek Diberlakukan Buka Tutup, Ini Penyebabnya

MONITOR, Bekasi – PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (PT JJC) memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa buka tutup…

43 menit yang lalu

SETARA Institute: Dugaan Intervensi TNI dalam Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dinilai Kaburkan Penegakan Hukum

MONITOR, Jakarta – Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi, menyoroti perkembangan penanganan kasus dugaan penyiraman…

4 jam yang lalu

Posko Danantara Hadir di Sejumlah Rest Area Ruas Tol Trans Jawa untuk Dukung Kelancaran Libur Idulfitri 1447H

MONITOR, Cikampek – Dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik dan balik libur Idulfitri 1447H/2026, PT…

7 jam yang lalu

One Way Nasional Puncak Arus Mudik, Jasa Marga Catat 387 Ribu Kendaraan Mengalir ke Timur Trans Jawa

MONITOR, Cikampek – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mengoptimalkan penerapan rekayasa lalu lintas berupa one…

11 jam yang lalu

Amankan Gedung SMA & SMK Triguna sebagai Aset Negara, UIN Jakarta pastikan Operasional Sekolah Berjalan Normal

MONITOR, Tangerang Selatan - Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah terus melakukan upaya penyelamatan aset…

12 jam yang lalu