MEGAPOLITAN

Sosok Ibu di Mata Anies Baswedan

MONITOR, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut mengungkapkan harapannya di momen peringatan Hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember. Di mata Anies, sosok ibu adalah pengambaran cinta tanpa kenal batas.

“Ibu adalah sebuah kata singkat yang mencerminkan perasaan cinta tanpa batas. Setiap orang pasti memiliki pengalaman kasih sayang dari Ibu,” ujar Anies dalam laman Twitternya, Sabtu (22/12).

Di momen ini, mantan Mendikbud RI ini mengajak masyarakat untuk terus mendoakan dan memberikan kebahagiaan untuk ibu.

“Hari Ibu menjadi kesempatan bagi kita untuk mendoakan Ibu, memastikan kebahagiaan bagi Ibu, mengembalikan cinta kasih Ibu,” imbau Anies.

Recent Posts

Gelar Bimtek Sektor Pangan, Kemenperin Pacu Wirausaha Industri Baru di Sleman

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memperkuat komitmennya dalam mengakselerasi pertumbuhan wirausaha industri baru melalui pengembangan…

10 jam yang lalu

Menteri UMKM Lantik Sekretaris Kementerian dan Deputi Kewirausahaan

MONITOR, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, melantik pejabat pimpinan…

10 jam yang lalu

Ketua DPR Soroti Dugaan Penganiayaan Anak oleh Pengelola Daycare di Yogyakarta

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti kasus dugaan penganiayaan anak oleh pengelola…

10 jam yang lalu

Tangsel Perkuat Otonomi Daerah, Pilar Dorong Sinergi Pusat-Daerah dan Inovasi Layanan Publik

MONITOR, Ciputat – Peringatan Hari Otonomi Daerah (OTDA) ke-30 di Kota Tangerang Selatan dimaknai sebagai momentum…

11 jam yang lalu

Kemenhaj Minta Umat Waspadai Tawaran Haji Non-Prosedural

MONITOR, Jakarta – Penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriyah/2026 Masehi memasuki hari kelima operasional. Kementerian Haji dan…

14 jam yang lalu

Menperin: Pendidikan Vokasi Jadi Fondasi Utama Pembangunan SDM Industri

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus menegaskan komitmennya untuk memperkuat struktur industri manufaktur nasional melalui…

15 jam yang lalu