MONITOR, Batam – Hari Juang Kartika TNI Angkatan Darat (AD) harus dimaknai sebagai momentum menjaga kedaulatan bangsa. Dengan perkembangan zaman seperti sekarang ini, nasionalisme kian terkikis. Karenanya masyarakat harus menyadari hal ini.
Demikian dikatakan Riny Fitrianti, Caleg DPR RI daerah pemilihan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Riny mengatakan, kisah heroik Pertempuran Ambarawa yang dijadikan momentum peringatan Hari Juang Kartika TNI AD perlu disosialisasikan lebih aktif kepada masyarakat.
“Rakyat kita harus tahu sejarah tersebut. Sekarang ini kan sepertinya masih minim. Ini penting sebab tujuannya tidak lain demi menjaga spirit menjaga kedaulatan bangsa,” ungkap Riny saat dihubungi wartawan, Senin (17/12/2018).
Caleg dari Partai Nasdem ini pun mengajak masyarakat untuk membaca kembali peristiwa tersebut untuk menjiwai semangat zamannya. “Mari kita baca dan resapi. Negeri yang baru berdiri empat bulan mereka pertahankan dengan mengorbankan segalanya demi kedaulatan bangsa kita. Spirit ini yang harus kita pahami,” pungkas Riny yang merupakan putri dari tokoh masyarakat Kepri, (Alm.) Muhammad Sani.
Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD jatuh pada Sabtu (15/12/2018) kemarin. Ini merujuk pada peristiwa Pertempuran Ambarawa yang terjadi pada 12-15 Desember 1945.
Tentara Keamanan Rakyat (TKR) pimpinan Jenderal Soedirman kala itu memenangkan pertempuran dengan tentara Sekutu, tepat pada tanggal 15 Desember 1945.
Oleh: Zizah Nurazizah (Mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang) Dunia pendidikan kita hari ini sedang…
MONITOR, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) menilai polemik terkait penempatan pengacara Razman Arif Nasution…
MONITOR, Jakarta — Memasuki hari operasional ke-71 penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, Selasa (30/6/2026), Kemenhaj…
MONITOR, Jakarta - Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi, mengkritik kebijakan pemerintah yang melibatkan taruna…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menanggapi soal kasus dugaan intimidasi yang dilakukan…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani memimpin Rapat Paripurna DPR RI yang ke-22…