Peringati Hari Anti Korupsi, Ferry Batara tegaskan Komitmen Perangi Korupsi

1006
Politikus PSI, Ferry Batara

MONITOR, Depok -Berdasarkan data Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Indeks Presepsi Korupsi (IPK) di Indonesia termaksud salah satu yang tertinggi dengan skor 39. IPK diukur dari skala 0-100 semakin tinggi angka indeks semakin bersih sebuah negara.

Selama rentan 1998-2018 IPK Indonesia naik sebesar 19 dari sebelumnya 20. Meskipun terdapat peningkatan IPK, prilaku korupsi di Indonesia masih masif terjadi di pemerintahan pusat maupun daerah. Indonesia Corruption Watch (ICW) mencatat per semester pertama 2018 uang negara yang hilang akibat korupsi mencapai 1,09 triliun dan presentase aktor terbesar dilakukan oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat di semua tingkatan sebanyak 229 kasus.

Dalam rangka menyambut hari anti korupsi sedunia pada 9 Desember 2018, Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPR RI Dapil Jabar VI Ferry Batara mengapresiasi kinerja semua pihak dalam pemberantasan korupsi di Indonesia, serta mengaribawahi aktor korupsi terbanyak dari para politisi yang terus mengrogoti uang rakyat. “Hari anti korupsi tahun ini kita harus apresiasi semua pihak yang berjuang untuk meberantas korupsi, sembari memberi sosialisasi pada masyarakat agar tidak memilih para politisi yang korupsi,” jelas Ferry Batara kepada wartawan di Depok, (10/12/2018).

Ferry Batara menuturkan keinginan terjuan ke politik di landasi semangat untuk meberantas korupsi di parlemen serta menghadirkan kebijakan-kebijakan yang mendukung pemberantasan korupsi. “Korupsi adalah kejahatan luar biasa, efeknya domino pada semua aspek kehidupan rakyat dan saya pastikan agenda utama di parlemen nanti adalah melawan korupsi,” tegasnya.