POLITIK

Demokrat Marah Blangko e-KTP Beredar Luas di Pasaran

MONITOR, Jakarta – Temuan peredaran blangko Kartu Tanda Penduduk Elektronik atau e-KTP di Pasar Pramuka Pojok, Jakarta Pusat dan di toko online, menggegerkan publik. Sebab, selayaknya dokumen negara, blangko e-KTP tidak boleh beredar dan diperjualbelikan.

Politikus Demokrat Ferdinand Hutahaean pun menyayangkan keteledoran Kementerian Dalam Negeri (Kemensagri) atas beredarnya blangko e-KTP. Mirisnya lagi, kata Ferdinand, Mendagri justru sibuk menjaga DPT 31 juta dari tangan KPU RI.

“Blanko EKTP dijual dipasar hingga toko online. Sementara itu, Mendagri Tjahjo Kumolo sibuk menjaga DPT 31 juta agar tidak dibuka oleh KPU RI,” kata Ferdinand dalam laman resmi Twitternya, Jumat (7/12).

Ferdinand meyakini, perilaku pemerintah saat ini sudah jauh menyimpang dan membuat rakyat kecewa. “Rejim ini semakin vulgar menunjukkan perilaku tidak benar. Apakah tidak takut jika rakyat marah?” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, berdasarkan penelusuran Harian Kompas, blangko e-KTP asli dengan spesifikasi resmi milik pemerintah, ini disebutkan telah beredar luas dan diperjualbelikan di pasaran.

Penemuan itu persis terjadi di Pasar Pramuka Pojok, yang berada di pojok tikungan yang mempertemukan Jalan Pramuka dan Jalan Salemba Raya, dimana satu lembar blangko e-KTP dipasarkan seharga Rp 150.000 untuk blangko e-KTP bekas dan Rp 200.000 untuk blangko e-KTP baru.

Recent Posts

Perputaran Dana Judol Turun, Waka Komisi I DPR Dorong Penanganan Makin Disiplin

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi I DPR, Sukamta menyambut baik tren penurunan perputaran dana…

20 menit yang lalu

Kemenperin dan UNIDO Percepat Transformasi Kawasan Industri Hijau

MONITOR, Jakarta - Kawasan industri kini tidak lagi dinilai hanya dari kelengkapan infrastruktur atau kemudahan…

5 jam yang lalu

Menaker: Dialog Sosial Jadi Kunci Penyelesaian Isu Ketenagakerjaan

MONITOR, Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan dialog sosial merupakan kunci dalam menyelesaikan berbagai…

8 jam yang lalu

Puan: Negara Tak Boleh Kehilangan Satu Generasi karena Anak-anak Putus Sekolah

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menilai temuan mengenai sekitar 6.000 anak putus…

16 jam yang lalu

Sekda Lamteng Tersangka Kasus Rekrutmen 387 Tenaga Honorer Fiktif, Legislator Pertanyakan Mengapa Belum Ditahan

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah mempertanyakan mengapa Polisi belum menahan Sekretaris…

16 jam yang lalu

Lanud Sjamsudin Noor Gelar Karya Bakti Lestarikan Warisan Sejarah Dirgantara

MONITOR, Banjarbaru - Jelang Peringatan Ke-79 Hari Bakti TNI Angkatan Udara Tahun 2026, Lanud Sjamsudin…

20 jam yang lalu