PERTANIAN

Selama Natal dan Tahun Baru, Kementan Jamin Pasokan Cabai Aman

MONITOR, Jakarta – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam berbagai kesempatan mengungkapkan, pasokan cabai terjamin untuk mencukupi kebutuhan nasional termasuk perayaan Natal dan tahun baru 2019.

Dengan begitu, tidak ada alasan pasokan cabai langka, sebab Ditjen Hortikultura selalu diperintahkan untuk memastikan pasokan cabai aman sepanjang tahun. Terbukti, dua tahun terakhir ini Idul Fitri dan Idul Adha masyarakat lebih tenang karena harga cabai tidak lagi melambung.

Terkait hal ini, Direktur Jenderal Hortikultura Suwandi mengaku pasokan cabai baik jenis keriting, besar maupun rawit sangat mencukupi saat Natal dan tahun baru nanti. Buktinya, sekarang ini justru yang terjadi harga cabai lagi murah di petani karena produksi di sentra-sentra melimpah.

Poktan Barurejo Wongsorejo Banyuwangi memanen cabai

“Kalau melihat tren lapangan, kami optimis pasokan cabai sampai Januari nanti mencukupi bahkan surplus,” ujarnya di Jakarta, Kamis (22/11).

Suwandi menjelaskan hingga saat ini pasokan cabai ke pasar Jabodetabek lancar dan mencapai 290 ton per hari atau 8.700 ton sebulan. Khusus Jabodetabek butuh lahan 1.160 hektare untuk memenuhinya.

“Para petani penggerak atau champion cabai dari daerah sentra kami ajak bersama-sama mengamankan pasokan Jabodetabek. November ini siap tersedia cabai sebanyak 26.214 ton, Desember 19.348 ton dan Januari 2019 sekitar 18.744 ton. Itu khusus untuk Jabodetabek saja,” jelasnya.

Pasokan cabai jelang Natal dan Tahun Baru 2019 dipastikan aman

“Aman lah, gak perlu khawatir dengan cabai. Kami juga intensif memacu produksi dan menata sebaran sentra cabai agar pasokan terjaga,” sambung dia.

Berdasarkan pemantauan panel harga di Pasar Induk Kramat Jati Jakarta selama bulan November menunjukkan pasokan yang cukup dan harga yang stabil. Sejak tanggal 1 November 2018, pasokan cabe merah keriting per hari rata-rata mencapai 40 ton dengan harga rata-rata Rp 21.000 per kg, cabai rawit merah cenderung rendah berkisar Rp 13.000 hingga Rp 20.000 dengan pasokan rata-rata per hari mencapai 50 ton.

Suhendar, Ketua Gapoktan Mujagi Kabupaten Cianjur mengaku siap mendukung pemerintah melakukan stabilisasi pasokan cabai untuk Jabodetabek. Di lapangan jadwal tanam telah diatur supaya tiap hari bisa pasok ke pasar induk.

“Tiap hari sekitar 2 ton aneka cabai dari Cianjur masuk ke pasar induk di Jakarta,” tegasnya.

Recent Posts

Sambut 100 Tahun Masehi NU, PCNU Kota Depok Gelar Jalan Santai Kebangsaan Berhadiah Paket Umroh

MONITOR, Kota Depok - Dalam rangka peringatan 100 tahun Masehi Nahdlatul Ulama pada 2026, Pengurus…

16 menit yang lalu

Suviyanto Minta Petugas Haji 2026 ‘Mewakafkan Diri’ Layani Jemaah

MONITOR, Jakarta - Penguatan fisik dan mental bagi seluruh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) menjadi…

2 jam yang lalu

Mahfuz Sidik: Partai Gelora Berbobot dan Layak Dipilih di Pemilu 2029

MONITOR, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Mahfuz Sidik mengatakan, memasuki…

3 jam yang lalu

Wamenag Romo Syafi’i Fokus Benahi Tata Kelola Gedung dan Data Kemenag

MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi'i akan fokus pada pembenahan tata…

4 jam yang lalu

Terpilih Jadi Presiden Dewan HAM PBB, DPR: Indonesia Harus Independen

MONITOR, Jakarta - Terpilihnya Indonesia sebagai Presiden Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) PBB tahun 2026…

7 jam yang lalu

Drainase Buruk, 100 Rumah di Rangkasbitung Lebak Terendam Banjir

MONITOR, Jakarta - Infrastruktur drainase di jantung Ibu Kota Kabupaten Lebak kembali menunjukkan rapor merah.…

8 jam yang lalu