Calon Presiden Nomor Urut 01, Prabowo Soebianto
MONITOR, Garut – Sebagai negara agraris yang memiliki jumlah petani cukup banyak, calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, menyatakan bangsa Indonesia seharusnya bisa berdiri di atas kaki sendiri dan tak perlu mengimpor.
Mantan Danjen Kopassus itu menegaskan, Indonesia bisa melakukan swasembada pangan. Namun, Prabowo memberi pengecualian pada impor barang strategis tertentu.
“Saya yakin, apabila saya diberi kepercayaan oleh rakyat Indonesia, bersama tim yang saya susun, bersama anak-anak yang paling pinter, saya yakin, kita tidak perlu impor apa-apa. Impor barang, mungkin barang-barang strategis tertentu yang perlu kita impor,” ujar Prabowo dalam pidatonya di Kampung Sukaraja, Desa Jatisari, Karangpawitan, Garut, Jawa Barat, Sabtu 17 November 2018.
Prabowo sempat menghentikan pidatonya sejenak seusai berbicara soal impor. Kala itu waktu menunjukkan azan asar. “Ini azan? Azan kita tutup sebentar, break. Dengan break saya bisa minum kopi,” ucapnya. Dia menyempatkan diri selfie bersama sejumlah ibu-ibu.
Prabowo kemudian melanjutkan pidatonya. Ia juga mendorong diadakannya swasembada pangan serta swasembada energi. “Negara harus swasembada pangan, saya yakin kita mampu. Kemudian kedua kita harus swasembada energi, yang kedua swasembada energi, swasembada bahan bakar,” ujarnya.
MONITOR, Makkah — Pergerakan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) resmi dimulai pada…
MONITOR, Makkah — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan seluruh persiapan layanan puncak ibadah haji di…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengimbau masyarakat yang ingin mengikuti Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch…
MONITOR, Jakarta - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono menerima penghargaan _“The…
MONITOR, Makkah — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Muhammad…
MONITOR, Jakarta — Menjelang berakhirnya Program Magang Nasional Batch 2 pada 23 Mei 2026, Kementerian Ketenagakerjaan…