MEGAPOLITAN

Empat Kader Demokrat DKI Terancam Disanksi

MONITOR, Jakarta – Tindakan tegas bakal diberikan DPP Partai Demokrat terhadap empat orang kadernya yang saat ini duduk sebagai Wakil Rakyat Jakarta. Ke empat orang kader Demokrat tersebut adalah Wakil Ketua DPRD Jakarta Ferrial Sofyan, dan tiga orang lainnya duduk sebagai anggota DPRD DKI yakni, Lucky, Taufiqurahman dan Mujiono.

Ke empatnya terancam diberi sanksi karena dinilai sudah kurang peduli terhadap partai yang telah membesarkannya.

Ketua Komisi Pengawas DPD Demokrat DKI Jakarta, Ricard Faisal membenarkan adanya empat orang kader Demokrat Jakarta yang saat ini duduk sebagai anggota DPRD DKI Jakarta yang sudah tak lagi memberikan perhatian kepada partainya.

Ini dibuktikan dengan tak pernah hadir dalam setiap kegiatan partai seperti acara rapat kordinasi daerah (rakorda) Partai Demokrat Jakarta.

Bahkan kata Richard pihaknya akan menyampaikan masukan pada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) terkait adanya caleg new comers dan incumbent yang tidak hadir dalam pembekalan caleg di acara rakorda ini.

Menurut Ricard, kelakuan para caleg yang tidak mengindahkan segala kegiatan partai sudah tidak dapat ditolerir lagi.

“Pasti akan kita tegur, namun teguran itu yang menyampaikan pada bersangkutan DPP. Memangnya siapa mereka tidak mau aktif di partai. Mereka besar karena partai, bukan partai besar karena mereka,” tegas Ricard di sela-sela Rapat koordinasi daerah (Rakorda) di Kantor DPD Partai Demokrat DKI di Bambu Apus, Jakarta Timur, Minggu (18/11).

Ricard mengungkapkan, palitisi maupun kader partai harus selalu kompak dalam memenangkan pemilu. Menurut dia, kehadiran kader dalam agenda partai merupakan kewajiban yang harus diikuti tanpa terkecuali.

“Tantangan partai kedepan akan semakin besar. Tentu dibutuhkan kekompakan seluruh kader partai dari tingkatan provinsi hingga akar rumput,” jelas dia.

Ditempat yang sama Ketua Komisi Pemenangan Pemilu (KPP) DPP Demokrat Boyke Novrijon, berjanji akan melaporkan empat Kader Demokrat Jakarta ini kepada Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk segera mengambil tindakan tegas.

“Saya kira sikap kader seperti ini jangan dibiarkan saja. Ini harus ada sanksi tegas yang harus dikeluarkan oleh DPP Partai Demokrat,”pungkas Boyke.

Recent Posts

Muktamar NU Memanas; 9 Ulama Jadi Penentu, Hery Haryanto Azumi Berpeluang jadi Jalan Tengah

MONITOR, Jombang - Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama memasuki fase krusial. Konfigurasi kepemimpinan PBNU periode 2026–2031…

14 jam yang lalu

Kasus Yogi Mentawai: Ombudsman Dorong Negara Kedepankan Pembinaan

MONITOR, Jakarta - Ombudsman Republik Indonesia menaruh perhatian terhadap perkara Yogi Gilang Arya Setia, warga…

2 hari yang lalu

Kuasa Hukum UIN Jakarta: Penataan SIP Pamulang Bagian dari Pengamanan Aset Negara

MONITOR, Jakarta - Kuasa Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Alwanih, S.H., M.H., menegaskan penataan dan…

2 hari yang lalu

Jelang ESDP 2027, Kemnaker dan IM Japan Perkuat Kesiapan Peserta Pemagangan Indonesia

MONITOR, Tokyo – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama International Manpower Development Organization (IM Japan) membahas kesiapan…

2 hari yang lalu

Menteri UMKM Pastikan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana Sumatera Tepat Sasaran

MONITOR, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman memastikan Bantuan Presiden…

2 hari yang lalu

Danantara Indonesia Tinjau Integrasi Tiga Pilar Layanan Jasa Marga untuk Tingkatkan Customer Experience

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat integrasi tiga pilar layanan, yaitu layanan preservasi,…

2 hari yang lalu