PARLEMEN

Gerindra anggap PPPK bukan solusi bagi Pekerja Honorer K2

MONITOR, Jakarta – Peraturan pemerintah tentang pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) bukan merupakan solusi bagi para pekerja honorer K2, termasuk para guru. Hal itu disampaikan Anggota Komisi X DPR RI dari fraksi Gerindra Moh. Nizar Zahro, di Jakarta, Selasa (6/11).

Nizar menilai, PPPK itu merupakan konsep yang diamanatkan oleh Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Dimana bagi siapapun yang usianya melebihi 35 tahun boleh mengikuti tes PPPK, tidak hanya honorer K2.

“Yang dituntut oleh honorer K2 adalah menjadi PNS, bukan PPPK. Presiden Jokowi pun sudah menjanjikan mengangkat semua honorer K2 menjadi PNS,” kata Nizar.

Karena itu, sambung dia , solusi yang ditawarkan DPR untuk menyelesaikan honorer K2 adalah dengan merevisi aturan yang mengganjal di UU ASN.

“DPR memberi solusi revisi terbatas terhadap UU ASN, sehingga nantinya seluruh honorer K2 bisa diakomodir menjadi PNS,” sebut legislator asal Madura ini.

Kendati demikian, ia menyayangkan, jika pihak dari pemerintah tidak pernah ada niat untuk membahas revisi UU ASN tersebut. Buktinya, hingga sekarang belum mengajukan DIM(daftar inventarisasi masalah) ke dewan.

“Padahal jika DIM sudah ada, insyaallah revisi akan dilakukan secara cepat,” pungkasnya.

Recent Posts

Dukung Ketahanan Pangan, Panglima TNI Tinjau Yonif TP 890 di Garut

MONITOR, Garut - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto melaksanakan kunjungan kerja ke Batalyon Infanteri…

55 menit yang lalu

Wamenag: Program Bimas Islam Harus Ubah Perilaku, Bukan Sekadar Anggaran

MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo R. Muhammad Syafi’i meminta program Bimbingan Masyarakat…

3 jam yang lalu

Sekjen Gelora: Ambang Batas Nol Persen Tak Sebabkan DPR Deadlock

MONITOR, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Mahfuz Sidik menegaskan, bahwa…

10 jam yang lalu

Haji 2026, DPR Pertanyakan Saham BPKH dan Dana Jemaah di Bank Muamalat

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina, menyoroti sejumlah isu krusial…

13 jam yang lalu

Analis Apresiasi Pendekatan Perlindungan Korban dalam Pembentukan Direktorat PPA-PPO Polri

MONITOR, Jakarta - Analis intelijen, pertahanan dan keamanan, Ngasiman Djoyonegoro mengungkapkan apresiasinya kepada Kepolisian Negara…

13 jam yang lalu

Wamenag: KUA Wajah Kemenag, Layanan Tidak Boleh Lambat dan Berbelit

MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i menegaskan bahwa Kantor Urusan Agama (KUA)…

15 jam yang lalu