MONITOR, Sleman – Di semua sasaran fisik TMMD Reguler ke -103 Kodim 0732/Sleman yakni di lokasi pengecoran bahu jalan, pembangunan talud dan pembangunan Pos Kamling semua pekerjaannya tergolong berat. Sehingga membutuhkan kerja sama, butuh gotong royong untuk menjadikan pekerjaan berat itu lebih ringan. Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing adalah prinsip yang selalu dipakai oleh TNI satgas TMMD Kodim 0732/Sleman dan warga Desa Balecatur yang sedangmelaksanakan TMMD.
”Dengan mempraktekkan prinsip itu, pekerjaan berat terasa menjadi lebih ringan,” ungkah Heri, warga Desa Balecatur yang ikut gotong royong di lokasi TMMD.
Dengan cara itu, kebersamaan TNI dan warga pada kegiatan TMMD Reguler ke 103 Kodim 0732/Sleman benar-benar semakin menyatu dan semakin hari semakin meningkatjelang penutupan TMMD.
Menurut Bati Bhakti TNI Kodim 0732/Sleman Pelda Suratman, sebelum TMMD secara resmi ditutup, pihak Kodim, Koramil, dan warga desa menyelesaikan lokasi sasaran
semaksimal mungkin. “Masyarakat kita gugah semangatnya untuk berpartisipasi aktif, melalui sosialisasi yang kita laksanakan di desa sasaran mau pun di desa sekitarnya,” tandasnya.
MONITOR, Jakarta— Kepala Biro SDM Sekretariat Jenderal Kemenag RI, Muhammad Zain menegaskan pentingnya lompatan kinerja…
MONITOR, Batam - Jaminan kesehatan komoditas bebas dari organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK), kumbang tanduk…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan mengumumkan hasil seleksi Program Pelatihan Vokasi Nasional (PVN)…
MONITOR, Malang - Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengunjungi rumah…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini berharap Pemerintah segera merealisasikan…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VIII DPR RI, KH Maman Imanulhaq menyoroti banyaknya temuan terkait…