UMKM

LPDB Berikan Edukasi Pembiayaan Bagi Wirausaha Pemula dan Startup

MONITOR, Jakarta – Sebagai rangkaian acara dari Insyaf (Indonesia Syariah Fair) yang akan dilaksanakan pada tanggal 27-29 November 2018 di Balai Kartini, Jakarta, Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) menggelar Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Bisnis Kewirausahaan dan Bisnis Startup di Smesco Indonesia.

Kegiatan yang diperuntukkan bagi para pelaku usaha pemula atau startup binaan Serikat Saudagar Nusantara (SSN) yang usahanya baru berusia di bawah 2 tahun tersebut, merupakan langkah dalam memberikan pemahaman dan berbagai informasi mengenai akses pembiayaan, baik melalui LPDB-KUMKM maupun perbankan yang menjadi mitra LPDB-KUMKM.

Dalam sambutannya, Direktur Pembiayaan Syariah LPDB-KUMKM, Jaenal Aripin, mengungkapkan, “Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas akses permodalan bagi para pelaku UMKM dan pelaku bisnis startup, dan mensosialisasikan penyaluran pembiayaan dana bergulir LPDB-KUMKM.” Katanya.

Foto: Istimewa

Menurut Jaenal, pihaknya telah menggandeng perbankan syariah sebagai alternatif pembiayaan bagi UMKM pemula ataupun startup, guna memudahkan akses permodalan usaha.

Hal tersebut diamini Direktur Bisnis LPDB-KUMKM, Iman Pribadi, yang mengatakan bahwa peserta dalam acara tersebut diikuti oleh mayoritas pelaku usaha pemula atau startup yang masih di bawah 2 tahun. Maka dari itu LPDB-KUMKM berupaya memberikan bimbingan teknis untuk mendapatkan akses pembiayaan dana bergulir ataupun pembiayaan dari perbankan.

“Agar mereka mengetahui bahwa LPDB, jika tidak dapat memberikan akses pembiayaan, bisa melalui perbankan yang merupakan mitra LPDB-KUMKM,” tegas Iman.

Selain itu, kegiatan sosialisasi juga merupakan upaya mewujudkan tujuan pemerintah dalam rangka pengembangan kewirausahaan untuk menciptakan lapangan kerja baru, dengan memberikan edukasi kepada pelaku usaha UMKM dalam hal akses permodalan.

Iman juga menjelaskan bahwa upaya tersebut merupakan sinergi antara Kementerian Koperasi dan UKM dengan LPDB-KUMKM sebagai satuan kerja dengan berbagai institusi jasa keuangan, sebagai wujud implementasi ‘LPDB-KUMKM sebagai lembaga yang inklusif’ dalam pengembangan sektor produktif di Indonesia.

Iman berharap, para pelaku usaha pemula atau startup dapat membawa banyak manfaat dan informasi yang berguna untuk mengakses Dana Bergulir LPDB-KUMKM bagi pengembangan bisnisnya. “Diharapkan dari kegiatan ini nantinya ada wirausaha pemula yang bisa mendapatkan akses permodalan melalui program ini baik secara langsung dari Kementerian Koperasi dan UKM, LPDB-KUMKM maupun program dana bergulir yang disalurkan melalui lembaga perantara mitra LPDB-KUMKM,” tambah Iman.

Recent Posts

Wamenhaj Dorong Pelibatan Nonmuslim Dukung Pelayanan Jemaah Haji

MONITOR, Manado – Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mendorong pelibatan masyarakat…

6 jam yang lalu

Demo Polri, Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita Tuntut Pembersihan Oknum dan Penegakan Sistem Merit

MONITOR, Jakarta - Sejumlah masa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita (KoMPAS) menggelar…

10 jam yang lalu

Prof Rokhmin: Bantuan Ayam Petelur Harus Jadi Modal Awal Kemandirian Usaha

MONITOR, Cirebon - Bantuan ayam petelur kepada kelompok ternak harus menjadi modal awal untuk membangun…

13 jam yang lalu

Hasil Kunjungan Menag dari Italia, Indonesia Jadi Model Moderasi Beragama

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar membawa sejumlah peluang kerja sama internasional dari hasil…

16 jam yang lalu

Menteri UMKM: KUR Jadi Instrumen Perluasan Akses Modal Produktif UMKM

MONITOR, Bali – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan bahwa Kredit…

20 jam yang lalu

FISIP UIN Jakarta dan LW MUI Dorong Wakaf Produktif untuk Pemberdayaan Sosial

MONITOR, Jakarta -Wakaf produktif perlu dikembangkan dari praktik filantropi keagamaan menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi, pendidikan,…

1 hari yang lalu