SUMATERA

73 Desa di Sumsel Belum Tersentuh Listrik, Ini Kata Benny Tatung

MONITOR, Palembang – Listik adalah salah satu energi yang tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari urusan dapur, kantor sampai masalah gadget yang biasa kita gunakan tidak akan berfungsi tanpa adanya sumber energi listrik.

Sayangnya, hingga saat ini masih ada masyarakat dibeberapa daerah di Indonesia yang belum bisa menikmati aliran listrik tersebut. Salah satunya di Sumatra Selatan. Berdasarkan laporan General Manager PLN UIW S2JB Daryono dikutip dari tribunnews.com, bahwa saat ini di tahun 2018, dari total 3.239 desa yang ada di provinsi ini, baru 3.166 desa yang tersentuh listrik. Artinya masih ada sekitar 73 desa lagi yang hidup tanpa listrik.

Untuk itu, bertepatan dengan Hari Listrik Nasional yang diperingati 3 hari lalu, atau tepatnya tanggal 27 Oktober 2018, Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPR RI Dapil Sumatera Selatan (Sumsel) II, Benny Martha Benyamin Tatung, mendorong pemerintah untuk melakukan percepatan pemerataan akses listrik bagi masyarakat di seluruh Indonesia, khususnya di Sumsel.

“Saya merasa prihatin, karena sampai saat ini masih ada warga Sumsel yang belum menikmati tenaga listrik. Saya berharap dengan adanya peringatan Hari Listrik Nasional ini, pemerintah tersentuh untuk semakin mempercepat pengadaan listrik di semua wilayah di Sumsel ini,” ujar Benny Tatung kepada wartawan, beberapa hari lalu di Prabumulih, Sumsel.

Caleg yang maju dari Partai Golkar itu pun menanggapi Sekda Sumsel, Nasrun Umar, yang meresmikan 5 Desa Menyala di Provinsi Sumsel tepat pada Hari Peringatan Listrik Nasional. Benny Tatung mengapresiasi langkah itu dan berharap bisa diperluas agar semua rakyat bisa segera menikmatinya.
“Pengadaan listrik harus terus dilakukan sepanjang masih ada masyarakat yang belum menikmatinya. Kita tahu listrik sangat membantu dalam kehidupan sehari-hari. Jangankan sehari, sejam saja listrik mati tentunya kita akan merasa sepi dan kecewa, apalagi bagi mereka yang belum tersentuh listrik,” pungkasnya.

Recent Posts

Panen 88 Hari, Demplot Padi Organik di Subang Tingkatkan Produktivitas hingga Tiga Kali Lipat

MONITOR, Subang – Demplot budidaya padi organik di kawasan Lembur Pakuan, Desa Sukasari, Kecamatan Dawuan,…

10 jam yang lalu

DPR Dukung Aksi Jerhemy Nemo Tebang Sawit Ilegal, Dorong Gerakan Penghijauan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan memuji aksi penghijauan yang dilakukan…

1 hari yang lalu

Legislator Soroti Dugaan Klaim Fiktif JKN, Dorong Agar Diusut Tuntas karena ‘Rampok’ Uang Rakyat

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi menyoroti dugaan praktik klaim fiktif Jaminan…

1 hari yang lalu

Evaluasi Haji Embarkasi Banjarmasin, Menhaj Utamakan Istithaah Kesehatan Hingga Nol Toleransi Pelanggaran

MONITOR, Banjarbaru - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochamad Irfan Yusuf menegaskan bahwa evaluasi…

1 hari yang lalu

Perkuat Ekosistem Transportasi Berkelanjutan, Jasa Marga Dukung Implementasi Biosolar B50 di Rest Area KM 57A

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat perannya dalam mendukung ekosistem transportasi berkelanjutan…

1 hari yang lalu

Sikapi Penyesuaian BPIH 2027, Menhaj Tekankan Efisiensi Tanpa Turunkan Kualitas Layanan

MONITOR, Banjarbaru - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochamad Irfan Yusuf menyampaikan bahwa Biaya…

1 hari yang lalu