Ilustrasi IHSG (Foto: Istimewa)
MONITOR, Jakarta – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak melemah pada pembukaaan perdagangan Kamis (27/9).
Hal itu dipicu keputusan Bank Sentral Amerika Serikat atau The Federal Reserve (The Fed) yang kembali menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin atau 0,25 persen menjadi 2,25 persen.
Kenaikan suku bunga acuan The Fed tersebut berdampak pada kondisi pasar modal RI.
Head of Research Reliance Sekuritas Indonesia, Lanjar Nafi mengatakan bahwa pada pergerakan indeks saham hari ini, menurut Lanjar, IHSG akan berada pada rentang 5.820-5.905.
Saham yang bonafit di pasar hari ini, antara lain PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Mayora Indah Tbk (MYOR), dan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI).
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat kompetensi dan pelindungan pekerja sebagai respons terhadap…
MONITOR, NTT - Kementerian Agama menyalurkan bantuan berupa 1.000 school kit dan 16 Temporary Learning Space…
MONITOR, Jakarta - Dalam upaya memperkuat kerja sama akademik internasional dan pemahaman lintas budaya, Universitas…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memfasilitasi mediasi antara mitra pemasaran selaku…
MONITOR, Medan — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Kementerian UMKM) memperkuat ekosistem kewirausahaan melalui…