MEGAPOLITAN

DPRD Jakarta Tolak Tandatangani MoU APBD Perubahan 2018

MONITOR, Jakarta – Penandatangan MoU Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan, batal dilakukan para wakil rakyat Jakarta, Senin (24/9). Pasalnya Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi, tak mau menandatangani MoU tersebut.

Kabar pun beredar, kalau Pras panggilan akrab Ketua DPRD, tak mau mendatangani MoU APBD Perubahan, karena Gubernur Jakarta Anies Baswedan memaksakan agar pengajuan anggaran Penyertaan Modal Daerah (PMD) untuk PAM Jaya sebesar Rp 1,2 Triliun masuk dalam APBD Perubahan.

Sementara hasil rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan pihak eksekutif, sudah sepakat pengajuan anggaran PMD untuk PAM Jaya tersebut di coret.

Anggota DPRD Jakarta dari Fraksi Gerindra, Syarif, membenarkan kalau ada keinginan Anies agar pengajuan PMD untuk PAM diloloskan dalam APBD Perubahan

“Tapi istilahnya bukan di batalkan dong MoU, tapi cuman ditunda doang,” ujar Syarif kepada MONITOR di Gedung DPRD, Senin (24/9) malam.

Syarif pun berkilah kalau penandatangan nota kesepahaman tersebut tak musti dilakukan secara formal dilakukan di Gedung DPRD.

“Saya kira malam ini juga selesai tuh MoU ditandatangani. Tinggal bawa saja ke rumah Ketua Dewan (Prasetyo Edi Marsudi) Jadi ini hanya teknis saja,” terangnya.

Hal senada diungkapkan Ketua Fraksi PDIP DPRD Jakarta Gembong Warsono. Gembong mengatakan, MoU bukan dibatalkan melainkan ditunda.

“Ya, kan besok bisa. Jadi bahasnya bukan dibatalkan tapi ditunda,” kata Gembong.

Namun sayangnya Gembong tak mau berkomentar terkait penundaan MoU tersebut.

“Wah kalau itu tanya kepemimpinan dewan saja, karena bukan kewenangan saya untuk memberi penjelasan,” terangnya.

Anehnya ketika, MONITOR mencoba menanyakan persoalan pembatalan MoU APBD Perubahan kepada salah seorang pimpinan dewan dari Fraksi PKS, Triwisaksana, justru enggan berkomentar terkait pembatalan MoU tersebut.

“Wah coba tanya Ketua Dewan aja biar lebih jelas, jangan ke saya,” ujarnya singkat.

Recent Posts

Pertamina Patra Niaga Hadirkan SPBU Modular di Jalur Mudik Rawan Kemacetan

MONITOR, Jakarta – Pertamina Patra Niaga sebagai Subholding Downstream PT Pertamina (Persero) terus memperkuat kesiapan layanan…

18 menit yang lalu

Kemenperin Sosialisasikan Permenperin 2/2026 untuk Perkuat Tata Kelola Lingkungan di Kawasan Industri

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus berkomitmen untuk memperkuat daya saing industri melalui penguatan tata…

1 jam yang lalu

Terjadi Insiden di KM 40 A Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Petugas Lakukan Aksi Cepat Evakuasi

MONITOR, Cikampek — Telah terjadi insiden di KM 40+200 A arah Cikampek Ruas Jalan Tol…

2 jam yang lalu

Menaker: Hubungan Industrial Harus Dibangun atas Dasar Kepedulian

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, menegaskan hubungan industrial harus dibangun atas dasar kepedulian…

2 jam yang lalu

Akses Masuk Tol Layang MBZ ke Arah Cikampek Diberlakukan Buka Tutup, Ini Penyebabnya

MONITOR, Bekasi – PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (PT JJC) memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa buka tutup…

3 jam yang lalu

SETARA Institute: Dugaan Intervensi TNI dalam Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dinilai Kaburkan Penegakan Hukum

MONITOR, Jakarta – Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi, menyoroti perkembangan penanganan kasus dugaan penyiraman…

6 jam yang lalu