EKONOMI

Pagi Ini IHSG Berpeluang Menguat

MONITOR, Jakarta – Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini berpeluang menguat pada perdagangan saham Senin (17/9).

Hal tersebut, karena usulan Amerika Serikat (AS) mengajak China membahas perdagangan menjadi sentimen positif pada laju IHSG.

Analis PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji meramalkan, IHSG mengindikasikan perkasa untuk perdagangan hari ini.

Secara teknikal IHSG menunjukan grafik berpola lilin putih penuh yang memberikan sinyal penguatan (bullish).

Oleh karena itu, IHSG berpotensi menuju area resisten dalam rentang pergerakan di 5.850-5.971.

Saham-saham cuan yang direkomendasikan antara lain PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), dan PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP).

Recent Posts

Nyaris Sempurna, Layanan Kementerian Pertanian Kembali Dipuji KemenPAN RB

MONITOR, Jakarta - Kementerian Pertanian kembali menorehkan capaian positif dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Dalam Penilaian…

2 jam yang lalu

Kemenag Perkuat Zakat Jadi Sistem Perlindungan Sosial Penyintas Bencana Sumatra

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama memperkuat peran zakat sebagai instrumen perlindungan sosial keagamaan dalam penanganan…

2 jam yang lalu

Bedah Aturan Baru KUHAP, Akademisi Sulteng soroti Ancaman Demokrasi

MONITOR, Palu - Diskusi bertajuk Ngaji Regulasi digelar pada Rabu malam (07/01/2025) di Jalan Diponegoro,…

2 jam yang lalu

Ngaji Budaya Palu; Budaya, Peradaban dan Perubahan Generasi

MONITOR, Palu – Diskusi Ngaji Budaya yang digelar pada Sabtu malam (10/01/2026) di Jalan Diponegoro,…

3 jam yang lalu

Wajah Indonesia di Arab Saudi, Petugas Haji 2026 Diminta Jaga Integritas

MONITOR, Jakarta - Setiap petugas haji bukan sekadar pelayan jemaah, melainkan representasi resmi negara di…

4 jam yang lalu

Prof Rokhmin: Orang Baik Harus Punya ‘Power’ untuk Ubah Nasib Rakyat

MONITOR, Cirebon - Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Prof. Rokhmin Dahuri, menekankan…

5 jam yang lalu