PERDAGANGAN

Tekan Defisit Neraca Perdagangan, Pemerintah Genjot Ekspor

MONITOR, Jakarta – Pemerintah terus mendorong industri nasional menggenjot ekspor di sektor otomotif untuk menekan defisit neraca perdagangan dan perekonomian nasional akan kembali membaik.

“Peningkatan ekspor ini seiring implementasi peta jalan (roadmap) Making Indonesia 4.0. Salah satu targetnya adalah meningkatkan kembali ekspor sebesar 10% dari Produk Domestik Bruto,” kata Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto kepada pers di Jakarta, Senin (10/9).

Pada roadmap tersebut, menurut Airlangga, salah satu sektor yang tengah diprioritaskan pengembangannya, yakni industri otomotif.

“Indonesia diharapkan menjadi basis produksi kendaraan bermotor baik Internal Combustion Engine (ICE) maupun Electrified Vehicle (EV) untuk pasar domestik maupun ekspor,” papar dia.

Kemampuan industri otomotif nasional saat ini, lanjut Airlangga, telah kompetitif dan struktur manufaktur semakin dalam dengan didukung banyaknya industri komponen di dalam negeri. Misalnya, Toyota Indonesia, tingkat kandungan lokalnya sudah mencapai 75% hingga 94%.

“Untuk memperluas pasar ekspor industri otomotif nasional diperlukan insentif fiskal. Fasilitas tersebut guna memacu produksi kendaran yang sesuai selera konsumen global, kami sedang mendorong peningkatan ekspor sedan dan mengambil peluang ke Australia,” ujarnya.

Airlangga menambahkan, industri otomotif merupakan salah satu sektor padat, karya karena mampu membuka lapangan kerja cukup banyak dengan penyerapan lebih dari 1,5 juta karyawan, yang terdistribusi pada berbagai sektor mulai dari industri perakitan, produsen komponen lapis pertama, kedua dan ketiga, sampai di bengkel resmi, sales, service dan suku cadang.

“Kami terus mendorong agar manufaktur-manufaktur otomotif di dalam negeri dapat merealisasikan pengembangan kendaraan rendah emisi atau Low Carbon Emission Vehicle (LCEV) selain untuk domestik juga untuk ekspor,” tutur Airlangga.

Recent Posts

Politisi PDI Perjuangan Ultimatum Menteri ESDM: Evaluasi IUP Bermasalah di Aceh Sebelum 17 Agustus

MONITOR, Jakarta – Politisi PDI Perjuangan asal Aceh, Masady Manggeng, mendesak Menteri Energi dan Sumber…

6 jam yang lalu

Evaluasi Haji Tak Boleh Berhenti di Laporan, Menhaj Dorong Perbaikan Sistem

MONITOR, Denpasar - Menteri Haji dan Umrah Mochammad Irfan Yusuf menegaskan evaluasi penyelenggaraan ibadah haji…

6 jam yang lalu

Makesta Raya Perkuat Ideologi Aswaja dan Tradisi NU di Kalangan Pelajar Yayasan Al Fattah Tegalgandu

MONITOR, Brebes – Ratusan peserta didik baru SMP NU dan SMA NU Al Fattah Tegalgandu…

21 jam yang lalu

Legislator Sambut Baik Putusan MK soal Sisa Kuota Internet Tak Hangus, Minta Operator Segera Sesuaikan Layanan

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin menyambut baik putusan Mahkamah Konstitusi…

2 hari yang lalu

Waka DPR Cucun Harap Semua Anak RI Bebas Stunting dan Punya Kesempatan Sekolah yang Baik di Momen HAN 2026

MONITOR, Jakarta - Masih dalam rangka Hari Anak Nasional yang diperingati setiap tanggal 23 Juli,…

2 hari yang lalu

Dukung Misi Dagang Gubernur Jawa Timur, CV Intiplant Agro Lestari Optimis Perluas Jaringan Bisnis Internasional di Hong Kong

MONITOR – Langkah strategis untuk membawa produk pertanian unggulan Jawa Timur merajai pasar global kembali…

2 hari yang lalu