PEMERINTAHAN

Rencana Umum Energi Daerah Masuk Raperda di Delapan Provinsi

MONITOR, Jakarta – Berdasarkan data yang ada di Dewan Energi Nasional (DEN) saat ini dari 34 Provinsi di Indonesia, 8 Pemerintah Provinsi telah mengadakan Rancangan Peraturan Daerah untuk Rencana Umum Energi Daerah (RUED). Untuk lebih cepat RUED tersebut, DEN bersedia melakukan pendampingan kepada Pemerintah Daerah dalam RUED ini.

“Dari 34 Provinsi, sudah ada 8 Provinsi yang Berwarna Matrik dan Narasi serta Telah Tetapkan Peraturan Daerah. Dewan Energi Nasional siap memberikan Pendampingan untuk Pemerintah Daerah untuk memasukkannya dalam Peraturan Daerah (PERDA) jika daerah inginnya,” ujar Anggota DEN Dwi Hary usai Sidang Anggota DEN ke-26 hari ini, Selasa (4/9).

8 provinsi yaitu: Bengkulu, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Utara, Nusa Tenggara Barat dan Maluku. Sisanya, berjumlah 26 Provinsi dam Rancangan Peraturan Daerahnya.

Untuk membantu Pemerintah Bersidang RUED, ​​Kementerian Dalam Negeri, yang ikut hadir dalam sidang, upaya agar dibentuk tim asistensi dan supervisi untuk membantu proyek RUED. Tim asistensi tersebut beranggotakan tenaga ahli dari Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Kementerian Dalam Negeri.

Sementara itu, Anggota DEN Rinaldy Dalimi menambahkan, untuk mempercepat proses RUED, ​​Pemerintah Daerah juga dapat mengadopsi informasi dari perusahaan-perusahaan pengelola energi seperti, PT PLN (Persero), PT Pertamina dan Perusahaan Gas Negara (PGN).

RUED merupakan bagian dari Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) yang menjadi roadmap energi terbarukan yang tercantum dalam Peraturan Daerah (PERDA). Untuk itu, pemerintah daerah dapat memberikan informasi yang jelas RUING secara terpisah kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) agar proses tersebut menjadi RUUP menjadi lebih cepat.

“Anggota DPRDuskan di informasikan progressnya Rancangan Perda RUED agar tidak terjadi lagi diskusi dari nol, karena jika tidak diinformasikan, mereka akan bertanya mengapa angkanya sekian dan itu diskusinya akan lama lagi, bisa lebih lama dari RUU penyusunan RUED itu sendiri,” tutup Rinaldy.

Recent Posts

Gerlar Aksi, PERINDRA Tuntut Kejagung Tegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih

MONITOR, Jakarta – Aktivis pemuda yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Indonesia Raya (PERINDRA) melakukan aksi unjuk…

36 menit yang lalu

Perkuat Pelayanan Jalan Tol, JTT Optimalkan Penyelesaian Pelebaran Ruas Surabaya–Gempol

MONITOR, Surabaya – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas dan…

5 jam yang lalu

Kebijakan Strategis Pemerintah Topang Kenaikan PMI Manufaktur Nasional

MONITOR, Jakarta - Sektor industri manufaktur Indonesia kembali menunjukkan geliat positif dan memasuki zona ekspansi…

5 jam yang lalu

Korlantas Polri dan Jasa Marga Perkuat Kolaborasi, Bahas Digitalisasi, Nataru hingga Penertiban ODOL

MONITOR, Jakarta - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Wibowo bersama Pejabat Utama…

8 jam yang lalu

Waka Komisi X DPR Minta Putusan MK Soal Anggaran MBG Dilakukan Mulai 2027

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi MY Esti Wijayati meminta Pemerintah segera menindaklanjuti putusan Mahkamah…

8 jam yang lalu

8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships Resmi Dibuka

MONITOR, Jakarta - Penyelenggaraan 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026 resmi dibuka di Tennis…

11 jam yang lalu