EKONOMI

Rupiah Bergerak Terbatas, Turun Tipis ke Rp14.579

MONITOR, Jakarta – Rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Selasa pagi (21/8), bergerak melemah sebesar tujuh poin menjadi Rp14.579 dibanding sebelumnya di level Rp14.572 per dolar AS.

Analis Senior CSA Research Institute, Reza Priyambada mengatakan bahwa nilai tukar rupiah kembali bergerak melemah. Masih kuatnya permintaan atas aset berdenominasi dolar AS membuat rupiah bergerak di area negatif.

Kendati demikian, menurut Reza Priyambada, pelemahan rupiah relatif terbatas. Sentimen mengenai nota RABPN 2019 yang disampaikan Presiden Joko Widodo yang menyebutkan rupiah ditargetkan dapat mencapai Rp14.400 per dolar AS memberi harapan apresiasi rupiah ke depannya.

“Target itu cukup realistis dan pemerintah terlihat cukup optimistis terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Reza.

Sementara itu, ekonom Samuel Sekuritas, Ahmad Mikail, menambahkan adanya kemungkinan pertemuan antara delegasi Amerika Serikat-Tiongkok pada 21-22 Agustus untuk melakukan perundingan dalam penyelesaian sengketa perang dagang dapat berdampak positif pada mata uang di negara berkembang.

“Perundingan itu meredakan tensi kedua negara. Perundingan tersebut juga membuat yuan menguat, diperkirakan berdampak positif bagi rupiah,” kata Ahmad Mikail.

Ia menambahkan bahwa kebijakan Bank Indonesia yang menaikkan suku bunga acuan 7-Day Reverse Repo Rate menjadi 5,5 persen, kemungkinan juga mendorong rupiah terapresiasi. Diperkirakan rupiah bergerak di kisaran Rp14.500-Rp14.600 per dolar AS.

Recent Posts

Prabowo Kenalkan Gerakan Indonesia Asri, Sejalan dengan Ekoteologi Kemenag

MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengenalkan Gerakan "Indonesia Asri" seraya memerintahkan seluruh pimpinan lembaga…

4 jam yang lalu

Ketua Dewan Pakar Senawangi: Wayang sebagai Cermin Sosial, Politik, dan Budaya

MONITOR - Himpunan Sarjana-Kesusastraan Indonesia (HISKI) menggelar  Pidato Kesusastraan HISKI 2026 yang dirangkaikan dengan peluncuran buku Sastra…

8 jam yang lalu

Dirjen PHU: Mediasi Jadi Solusi Awal Selesaikan Sengketa Haji dan Umrah

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah melalui Direktorat Jenderal Pengendalian Haji dan Umrah terus…

8 jam yang lalu

Micin Bikin Bodoh Mitos atau Fakta? Bukti Ilmiah MSG Aman Dikonsumsi

MONITOR, Jakarta - Penyedap rasa adalah kunci kelezatan masakan. Dalam perdebatan kuliner modern, nama MSG…

8 jam yang lalu

Ekspor Perdana 2026, 8,3 ton Ikan asal Natuna tembus ke Hong Kong

MONITOR, Natuna - Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Karantina Kepulauan Riau mengawal ekspor perdana ikan…

10 jam yang lalu

Kemenperin Perluas Akses Kerja Penyandang Disabilitas di Industri

MONITOR, Jakarta - Pemerintah terus mendorong pertumbuhan dan perkembangan industri manufaktur karena merupakan penggerak dan…

11 jam yang lalu