POLITIK

Tim Jokowi-Ma’ruf Ngaku Punya Strategi Gaet Kaum Milenial dan Emak-emak

MONITOR, Jakarta – Dalam menghadapi pertarungan Pilpres, segala cara bakal dilakukan para pendukung guna mempertahankan pilihan dan dukungannya bagi salah satu paslon.

Saat ini, diketahui kubu oposisi yang notabene didukung Ijtimak ulama dan para kalangan pemilih emak-emak semakin percaya diri. Mengenai hal ini, kubu pemerintah pun tak mau kalah.

Sekjen PPP Arsul Sani yang berada di koalisi pemerintah, mengatakan bahwa pihaknya juga telah mempersiapkan pemilih kalangan milenial untuk menandinginya.

“Kita akan libatkan semuanya dari pemilih pemula milenial, sampai remaja sedikit tua sampai pada warga senior, senior citizen kita libatkan semua. karena memang pemilihnya kan rangenya begitu luas dari pemilih pemula yang barangkali pada 2019 baru 17 tahun sampai kira-kira diatas 77 tahun,” kata Arsul saat ditemui di Posko Cemara, Jalan Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (18/8).

Ia mengklaim, Jokowi sesungguhnya sudah mewakili pemilih kalangan milenial ketimbang sosok Prabowo Subianto.

“Kan tentu nanti yang untuk pemilih milenial ini kan tentu lebih menjadi fokusnya Jokowi. Jelas dong Jokowi kan sangat milenial dibandingkan Prabowo,” ungkapnya.

“Kalau dibandingkan sama Prabowo kan Jokowi beda sepuluh tahun jadi kalau soal kedekatan dengan milenial pasti gaya, usia dan sebagainya pasti Jokowi lebih dekat dengan pemilih milenial, gak usah khawatir,” tambah Arsul.

Meskipun demikian, apabila melihat sosok dari Cawapres Prabowo yakni Sandiaga Salahudin Uno yang memang jauh lebih muda dibandingkan calon lainnya. Ia menyebut, kalau sandi akan juga diimbangi oleh sosok Jokowi yang dianggapnya representasi kalangan pelmilih milenial.

“Nah sandi juga akan diimbangi oleh Jokowi langsung tapi insyaallah Maruf juga akan di styles supaya tampilannya walaupun pakai sarung tetap milenial lah. kan ada juga tuh santri milenial,” tandasnya.

Recent Posts

Delegasi U.S. Army War College Sambangi Istiqlal, Gugun Gumilar Dorong Penguatan Dialog Indonesia-AS

MONITOR, Jakarta - Hubungan Indonesia dan Amerika Serikat kembali mendapat ruang dalam pertukaran gagasan strategis.…

11 jam yang lalu

Menteri UMKM: LAKSMI Tingkatkan Graduasi Ekonomi Pengusaha Mikro Inklusif

MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong peningkatan graduasi ekonomi masyarakat…

1 hari yang lalu

Menaker: Hakim Ad Hoc PHI Jaga Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…

2 hari yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Rekognisi Pesantren Perlu Diikuti Afirmasi Anggaran

MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…

2 hari yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas

MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…

2 hari yang lalu

Menag Berhentikan Prof. Muzakki sebagai Rektor UIN Surabaya

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar memberhentikan Prof. Akh. Muzakki dari tugas tambahan sebagai…

2 hari yang lalu