POLITIK

Hanura : Capaian Sektor Migas Jokowi Membuat Kubu Prabowo Kelojotan

MONITOR, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku senang atas capaian pemerintah di sektor migas. Itu lantaran beberapa blok migas yang sebelumnya dikuasai asing kini sudah diambil alih dan dikelola oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Sejumlah blok migas itu, diantaranya Blok Mahakam, Blok Rokan, Blok Sanga-sanga hingga Freeport.

“Setelah beberapa dekade berada di tangan pihak lain, Blok Migas Mahakam, Blok Migas Sanga-Sanga, Blok Migas Rokan, dan mayoritas saham Freeport kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi yang sebesar-besarnya digunakan bagi kemakmuran rakyat,” ujar Jokowi di hadapan peserta sidang, Kamis (16/8).

Tak pelak, capaian pemerintah di sektor migas tersebut menuai pujian dari Wakil Ketua Komisi VI DPR, yakni Inas Nasrullah Zubir. Menurutnya, disaat lawan politik Jokowi sedang gembar gembor beropini bahwa sumber daya alam Indonesia dikuasai asing, Jokowi dengan santai membuktikan bahwa blok migas yang sebelumnya dikuasai asing kini telah diambil alih.

“Prabowo dan pendukungnya selalu beronani dengan opini bahwa sekarang ini asing menguasai sumber daya alam Indonesia dengan seolah-olah kesalahan Jokowi, padahal itu terjadi jauh sebelum Jokowi berkuasa,” kata Inas kepada MONITOR, Kamis, (16/8/2018).

Dikatakan Inas, Jokowi selalu santai dalam menanggapi berbagai opini buruk yang dialamatkan kepadanya. Alih-alih memikirkan semua cibiran lawan politiknya, Jokowi dengan santainya membuat kebijakan yang mampu mematahkan tuduhan-tuduhan tersebut.

“Tapi opini itu ditanggapi oleh Jokowi dengan kebijakan yg membuat kubu Prabowo kelojotan, yakni membuktikan pemerintahan yg sekarang akan menyetop penguasaan asing tersebut disaat kontrak berakhir,” tegas politisi Hanura itu.

Recent Posts

IPW Adukan Dugaan Intimidasi dan Pembubaran Ibadah Jemaat GKPI ke Bareskrim

MONITOR, Jakarta - Indonesia Police Watch (IPW) melalui Tim Advokasi dan Bantuan Hukumnya mengadukan dugaan…

6 jam yang lalu

STAI Syekh Manshur Dorong Transformasi Pendidikan Islam Menuju Ekosistem Pendidikan Berdampak

MONITOR, Pandeglang - Pendidikan Islam dinilai perlu bergeser dari paradigma pembelajaran yang sekadar berorientasi pada…

7 jam yang lalu

Prof. Ahmad Tholabi Kharlie: Amandemen Konstitusi Harus Menjadi Langkah Terakhir dalam Menata Desentralisasi

MONITOR, Tangsel - Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, S.H.,…

10 jam yang lalu

Kemenhaj Buka Opsi Maskapai Alternatif untuk Tekan BPIH 2027

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI membuka opsi penggunaan maskapai alternatif dalam…

13 jam yang lalu

Rekor Pendaftar Terbanyak: 3.420 Abstrak Bersaing Ketat di AICIS+ 2026, 384 Naskah Lolos Seleksi

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Direktorat…

16 jam yang lalu

Kemnaker Minta Peserta MagangHub Batch 2 Tertib Administrasi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meminta peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II tertib memenuhi…

17 jam yang lalu