Sponsored

Duta Banua, Koperasi Karyawan yang Tumbuh Pesat Berkat LPDB

MONITOR, Banjarmasin – Berawal dari sebuah koperasi karyawan grup Banjarmasin Post, Koperasi Duta Banua mampu berkembang menjadi besar. Tak hanya menyediakan jasa simpan pinjam untuk karyawan, Duta Banua juga mampu mengelolanya menjadi sebuah bisnis yang menggiurkan, seperti mengoperasikan minimarket hingga penyediaan jasa outsourcing.

Padahal, menurut Manajer Koperasi Duta Banua, M. Heriyanto, saat awal berdirinya Koperasi Duta Banua pada tahun 1991, omsetnya hanya sekitar Rp110 juta. Seiring berjalannya waktu, koperasi mampu dikelola dengan baik hingga mencatat omset sekitar Rp5 miliar.

“Awalnya memang hanya simpan pinjam dengan omset sekitar Rp100 jutaan, sekarang sudah mencapai Rp5 miliar. Dari segi usaha, kita juga ada pengembangan. Sekarang sudah ada empat lini bisnis, ada outsourcing, ekspedisi, minimarket, dan percetakan juga. Jadi otomatis sekarang kita sudah berkembang. Karena untuk koperasi ini kalau kita hanya mengandalkan dari simpan pinjam, seberapa banyak sih karyawan itu minjam terus, seberapa banyak dana yang bisa diputar. Makanya kita kembangkan supaya kita bisa survive,” ungkap Heriyanto, Kamis (19/7).

Untuk mengembangkan koperasi menjadi besar seperti saat ini, tentu dibutuhkan modal besar. Bantuan pinjaman dana pun mengalir dari lembaga keuangan, salah satunya dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) yang tak tanggung-tanggung mengucurkan dana sebesar Rp1 miliar untuk mengembangkan Koperasi Duta Banua.

“Pertama kali tahu ketika itu saya diundang acara presentasi LPDB-KUMKM di sebuah hotel. Mereka memaparkan, memperkenalkan bahwa kini ada pembiayaan yang murah dari pemerintah. Kita pun tertarik akhirnya kita juga ditantang LPDB-KUMKM untuk meminjam dalam jumlah besar sebagai modal untuk mengembangkan koperasi. Akhirnya dapat Rp1 miliar, alhamdulillah lancar tidak ada masalah,” kata Heriyanto.

Heriyanto bercerita, dirinya beserta jajaran pengurus Koperasi lainnya pun segera bergerak mengembangkan koperasi. Mulai dari membuka minimarket hingga pengembangan usaha lainnya. Dari yang tak punya aset, berkantor dengan menyewa ruko, hingga kini koperasi beranggotakan karyawan Banjarmasin Post Group sejumlah 325 orang ini, dapat memiliki ruko tiga lantai tersebut.

“Alhamdulillah LPDB-KUMKM ini sangat membantu. Terutama untuk para anggota, mereka yang merasakan betul dampaknya. Karena dana LPDB-KUMKM ini saya salurkan untuk kesejahteraan para anggota. Mereka ada yang mau bisnis ternak, atau warung makan, segala macam, nah kita salurkan untuk itu, jadi sangat membantu, mereka merasa diberi kemudahan dari dana tersebut,” pungkas Heriyanto.

Sementara untuk pengembangan bisnis, Duta Banua menggunakan dana dari hasil profit. Menurut Heriyanto jika dibandingkan dengan lembaga keuangan lain seperti perbankan, LPDB-KUMKM memang sangat memberi kemudahan, terutama bagi pelaku UMKM lantaran bunga yang ditawarkan jauh lebih rendah dibandingkan dengan bunga bank dan lembaga keuangan lainnya.

Ia berharap kedepannya LPDB-KUMKM mulai berpikir untuk menyediakan pinjaman dana dengan jumlah uang yang lebih kecil, misalnya mulai dari Rp100 juta hingga Rp300 juta.

“Tentu hal tersebut akan sangat bermanfaat bagi para pelaku UMKM untuk memulai serta mengembangkan usahanya,” ujar Heriyanto.

Recent Posts

Anak Gunung Krakatau Aktif, Waka Komisi V DPR Ingatkan Pentingnya Keamanan Masyarakat dan Jalur Pelayaran

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras menekankan pentingnya…

2 jam yang lalu

Siswa Diduga Korban Bullying Ledakkan Bom Rakitan, Legislator Dorong Ciptakan Lingkungan Sekolah yang Guyub

MONITOR, Jakarta - Anggota DPR RI Alex Indra Lukman menyoroti aksi seorang pelajar berinisial R…

3 jam yang lalu

Menag Resmi Buka KKN Nusantara VI 2026: Mahasiswa dari 42 PTK Se-Indonesia Bawa Semangat Ekoteologi di Tanah Baduy

MONITOR, Serang - Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia, secara resmi membuka…

8 jam yang lalu

Puan Soal Krisis Murid di Sekolah Negeri: Harus Jadi Alarm Tata Ulang Pelayanan Pendidikan Dasar Nasional

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti fenomena sekolah negeri yang kekurangan murid…

22 jam yang lalu

Dorong HKI PVT, Pusat PVTPP Kementan Terus Tingkatkan Inovasi Varietas Unggul

MONITOR, Jakarta - Pusat Pelindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP), Kementerian Pertanian (Kementan) terus…

1 hari yang lalu

Antisipasi PPPK Dirumahkan Buntut Efisiensi, Legislator Sebut Lebih Baik Hapus Kegiatan Seremonial

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Khozin menyoroti fenomena dirumahkannya Pegawai Pemerintah…

2 hari yang lalu