PEMERINTAHAN

Kebijakan Sektor Kelautan dan Perikanan Harus Akomodir Semua Pihak

MONITOR, Jakarta – Kebijakan Pemerintah dalam pembangunan dan pemanfaatan sektor Kelautan dan Perikanan (KKP) harus mengakomodir semua pihak terutama nelayan kecil dan dunia usaha sehingga mendukung kontribusi penerimaan negara.

Pakar Ekonomi Kelautan yang juga Ketua Bidang Kemaritiman DPP PDIP, Prof. Rokhmin Dahuri menilai saat ini pemanfaatan sektor maritim memang masih belum maksimal karena kendala banyak faktor. Namun demikian, mantan menteri kelautan tersebut menegaskan jika saat ini presiden Jokowi sudah on the track membangun visi besar menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

“Saya kira saat ini presiden sudah on the track sesuai koridor. Tentu semua butuh proses dan banyak kendala yang dihadapi,” katanya saat ditemui dalam acara bedah buku “Menjadikan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia” di Perpustakaan MPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (14/8/2018).

Prof Rokhmin mencontohkan saat ini pemerintah telah berhasil dalam memberantas illegal Fishing, walaupun belum sepenuhnya berbanding lurus dengan perbaikan kualitas hidup nelayan.

“Catat ya, illegal Fishing tidak akan pernah tuntas kalau laut kita masih kosong dari nelayan kita. Aspek ekonomi dan hankam itu harus berjalan seimbang,” tandasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Viva Yoga Mauladi meminta pemerintah untuk banyak melakukan pembenahan dan terbuka memperbaiki segala bentuk kekurangan dalam kebijakan kelautan dan perikanan selama ini.

Viva menyebutkan, salah satu aturan yang menjadi aturan yang harus diterapkan yaitu UU Nomor 27 Tahun 2007 jo UU Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil. Menurutnya, dalam Pasal 7 BAB IV perencanaan belum sepenuhnya dibuat.

“Di antaranya adalah Rencana Strategis Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil. Termasuk, rencana Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, dan Rencana Aksi Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil,” katanya.

Recent Posts

Terima Golden Leader, Wamenhaj Ajak Pers Pulihkan Nalar Ilmiah

MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, menerima penghargaan kategori…

40 menit yang lalu

Kuliah Umum di Unsyiah, Prof. Rokhmin: Tanpa SDM Unggul, Indonesia Emas 2045 Hanya Akan jadi Ilusi

MONITOR, Banda Aceh - Anggota DPR RI sekaligus Guru Besar IPB University, Prof. Dr. Rokhmin…

2 jam yang lalu

Kemenag Luncurkan MOOC PINTAR 2026, Cek Jadwalnya Disini!

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama meluncurkan kalender pelatihan MOOC PINTAR 2026 untuk memperluas jangkauan akses…

3 jam yang lalu

Jadi Pilar Utama Demokrasi, Gus Khozin Sebut Peran Pers Tak Tergantikan AI

MONITOR, Jakarta - Peringatan hari pers nasional (HPN) pada 9 Februari 2026 semakin mengukuhkan institusi…

7 jam yang lalu

Solusi Migas Offshore, DPR Usul Rig Bekas Jadi Terumbu Karang Buatan

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi XII DPR RI Ratna Juwita Sari mendorong inovasi pengelolaan lingkungan…

17 jam yang lalu

Gus Izzuddin Terpilih Pimpin GP Ansor Lumajang 2026-2030, Usung Visi Kolaboratif dan Mandiri

MONITOR, Lumajang – Konferensi Cabang (Konfercab) XVI Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Lumajang resmi menetapkan…

18 jam yang lalu