KEAGAMAAN

Rois Aam Suriyah PBNU Ingatkan Pentingnya Meningkatkan Amaliah

MONITOR, Bogor – KH. Ahmad Bagja mengingatkan kembali pentingnya meningkatkan amaliah dalam kehidupan manusia. Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan dzikir bersama di Majelis Dzikir Zulfaqar Indonesia yang berpusat di kawasan Limus Pratama Regency, Limus Nunggal, Bogor, Kamis (2/8) malam.

Kyai Ahmad Bagja selaku Rois Aam Suriyah PBNU sekaligus Penasehat Majelis Zulfaqar Indonesia dan Ketua Bidang Generasi Muda Dewan Masjid Indonesia ini mengungkapkan pentingnya setiap manusia untuk merenung.

“Kita ini apakah lebih banyak maksiat apa berbakti dan beramal sholeh? Kita semua harus bersyukur ke hadirat Allah SWT, Indonesia ini negara yang besar, majemuk, bahkan umat Islam terbesar di dunia. Kita punya tradisi keagamaan, misalnya pada malam ini kita rutin berdzikir,” ujar Kyai Ahmad kepada wartawan di lokasi.

Kiai Ahmad Bagya menghadiri kegiatan dzikir bersama di Majelis Dzikir Zulfaqar Indonesia (dok: Rangga Monitor)

Dijelaskannya, majelis dzikir yang sama-sama dirintis adalah usaha untuk mengajak manusia agar jangan menjadi bejat dan mengikuti hawa nafsu saja.

“Juga hadir beberapa pimpinan di Jabodetabek dan kegiatan dzikir bersama ini tidak insidentil ya, sudah rutin bertahun-tahun. Tahun 90-an kita rintis dari beberapa orang, hingga akhirnya menyebar ke beberapa daerah,” ujarnya.

“Tujuannya apa? Tujuannya antara lain, manusia itu tidak cukup menggunakan akal, manusia punya hati, manusia juga mempunyai nafs (hawa nafsu), punya jiwa, maka untuk kehidupan sempurna dan sehat sebagai insan kamil, maka penggunaan antara pikiran dengan batin dengan nafs-nya harus seimbang,” tambahnya.

Mengenai persoalan berbagai berita hoax yang menyesatkan, Kyai mengungkap perlunya melakukan cross check dan jangan mudah percaya dengan ulah orang pinta tapi tak punya hati.

“Boleh kita pintar, banyak orang yang pintar, tapi sulit mencari yang jujur. Jujur itu bukan soal akal, tapi soal hati, soal nurani. Dan dzikir ini adalah untuk membangun hati kita, nurani kita, batin kita, jiwa kita. Majelis ini juga bagian dari bagaimana upaya mencerdaskan bangsa. Jadi berkaitan dengan yang ingin kita bangun adalah manusia Indonesia yang cerdas secara aqliah dan juga cerdas secara batiniah. Lantas apa fungsinya kita dalam konteks negara kesatuan republik Indonesia (NKRI) yang plural dan bermacam-macam,” jelas Kyai Ahmad.

Ditambahkannya untuk selalu ingat kepada Allah, adanya perbedaan yang patut disyukuri. “Ada 17 ribuan pulau, tujuh ratus suku, bahasa yang berbeda-beda, bahkan sesama Islam saja ada berbagai pengelompokan, ada organisasi-organisasi, ada komunitas-komunitas tertentu dan itu semua harus kita terima dengan rasa syukur,” ujarnya.

Kyai Ahmad Bagja berpesan untuk tidak saling berprasangka buruk. “Menjauhkan diri dari sak wasangka yang buruk. Kuatkan ukhuwah kita, terutama ukhuwah wathoniyah (nasionalisme) juga sesama alim ulama kita harus melihat persatuan umat, agar bagaimana Indonesia kedepan yang lebih baik,” pungkasnya.

Sementara itu KH. Ikrom Ketua Umum Majelis Zulfaqar Indonesia mengatakan Presiden sekarang ini bukan orang yang jauh dari kalangan alim ulama.

“Jadi kami mendukung Presiden Joko Widodo dua periode, ayo dzikir jangan hanya kemarin di Istana Presiden,” ajak Kyai Ikrom.

Recent Posts

Kemenhaj Gelar CAT PPIH 2027 Non Nakes Serentak, Gandeng BKN untuk Perkuat Transparansi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah menggandeng Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam pelaksanaan Computer…

57 menit yang lalu

Rektor UID Buka PBAK 2026, Tekankan Adab, Prestasi, dan Kontribusi Mahasiswa

MONITOR, Depok - Universitas Islam Depok (UID) resmi membuka rangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan…

16 jam yang lalu

Menaker: Kunci Wirausaha Bukan Sekadar Dapat Pelanggan, tapi Menjaga Hubungan

MONITOR, Bandung Barat – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, mengatakan salah satu kunci keberhasilan dalam berwirausaha…

1 hari yang lalu

Kemenperin Sampaikan Duka Cita Mendalam Atas Insiden Kebakaran Pabrik di KEK Sei Mangkei

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah kebakaran yang…

1 hari yang lalu

Majelis ASTACITA Gelar ‘Maulid Nabi dan Dzikir Kemerdekaan’ di Karawang, Gaungkan Jaga Rawat Jabar

MONITOR, Karawang — Dalam rangka memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus merawat semangat kemerdekaan…

1 hari yang lalu

Capai 75 Ribu Pendaftar PPIH 2027 Non Nakes, Kemenhaj Gelar CAT Dua Gelombang

MONITOR, Jakarta - Lebih dari 75 ribu orang mendaftar Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)…

1 hari yang lalu